Polwan Kembali Atur Lalu Lintas Lahore

Polisi lalu lintas wanita kembali bertugas di Kota Lahore, Pakistan.

INDONESIA

Sabtu, 19 Apr 2014 17:09 WIB

Author

Khawar Khan

Polwan Kembali Atur Lalu Lintas Lahore

Pakistan, perempuan, polwan, pelecehan, Khawar Khan

Saba Noor yang berusia 32 tahun mengendarai sepeda motor.


Dia salah satu dari tujuh petugas patroli lalu lintas di Lahore, kota kedua terbesar di Pakistan. 


Saba Noor telah berada di Kepolisian selama tiga tahun.


Dia baru saja menyelesaikan pelatihan selama dua bulan bersama anggota kesatuan lalu lintas lainnya. 


Mereka berlatih mengontrol arus lalu lintas dan menangani situasi darurat. 


“Awalnya ini sulit buat saya. Tetapi keluarga saya memberi banyak dukungan. Sekarang Anda bisa melihat saya mengontrol lalu lintas dengan mudah. Kami berlatih mengenai peraturan lalu lintas, keamanan dan tentu saja banyak dari warga tidak mengetahui aturan ini.” 


Ini adalah satuan lalu lintas wanita kedua di Lahore. 


Pada 2009, polisi lalu lintas wanita dihentikan dan dipindahkan ke kantor karena pelecehan di jalanan. 


Sidra Saleem yang berusia 29 tahun mengatakan, pengendara mobil atau motor bisa mengganggu petugas dengan melontarkan kata-kata kasar. 


“Meski situasinya tidak bersahabat, kami tidak takut. Kami akan menempatkan semua orang sama di mata hukum. Perwira senior telah melatih bagaimana mengendalikan setiap situasi. Sepanjang waktu, petugas pria mendampingi kami. Senjata pertama kami adalah mengabaikan mereka dan fokus terhadap pekerjaan kami.”


Aktivis hak perempuan menyambut ini sebagai langkah maju untuk membuat Pakistan lebih ramah terhadap perempuan. 


Tetapi Direktur Eksekutif Perjuangan untuk Pemberdayaan Perempuan (WISE), Bushra Khalid mengaku masih punya beberapa kekhawatiran. 


“Saya pikir langkah ini baik untuk memberdayakan wanita. Seperti yang Anda tahu, wanita di Negara ini tidak memiliki kesempatan kerja yang layak. Tetapi masalah utama bagi mereka adalah pelecehan yang sering kali tidak dilaporkan dan dihukum.”


Sohail Chaundhry adalah Kepala Satuan Lalu Lintas yang melatih Polwan selama dua bulan terakhir sebelum membawa mereka ke jalanan. 


“Saya menjamin bahwa kali ini kami akan memberikan perlindungan penuh kepada petugas perempuan. Jika ada laporan tentang pelecehan, kami akan menindak tegas pelakunya.” 


Mengendarai sepeda motor berkapasitas 250 cc, petugas lalu lintas Anna Aziz yang berusia 27 tahun mengaku senang dengan pekerjaan ini.  


“Saya pikir ini pekerjaan penting. Tidak semua orang memenuhi syarat untuk pekerjaan ini karena sangat sedikit yang peduli dan kemacetan kerap terjadi di sini. Ini tugas kita untuk mengurangi kemacetan.”


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Foto Ikatan Besar Mahasiswa UI Tidak Akui Jokowi - Ma'ruf Hoaks

Jokowi Didesak Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM di Periode Kedua

Kanker Payudara dan Tubuh Perempuan

Kabar Baru Jam 15