Bagikan:

Pakistan Luncurkan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Terbesar

Pakistan berjanji akan menjadikan nuklir sebagai sumber energi terbesar di negeri itu.

INDONESIA | CERITA

Senin, 17 Mar 2014 17:13 WIB

Pakistan Luncurkan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Terbesar

Pakistan, nuklir, energi, lingkungan, Shadi Khan Saif

Abdul Rehman Goth adalah kampung nelayan berusia satu abad yang terletak di pinggiran Karachi. 


Kehidupan Ahmad Baloch di sini tidak banyak berubah, sampai sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir mulai dibangun tak jauh dari kampung itu. 


“Sekarang pembangkit listrik tenaga nuklir sedang dibangun dekat sini. Anggota keamanan laut membuat kami tidak bisa bebas saat berada di laut. Apa yang harus kami lakukan?” 


Ketakutan akan serangan teroris terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir itu membuat penjagaan di sekitarnya sangat ketat. Itu sebab nelayan tak bebas melaut.


“Saat ini jumlah ikan sangat berkurang. Kami khawatir dengan nasib generasi mendatang,”


Para keluarga di kampung ini tidak banyak yang menggunakan listrik.


Tapi di tempat lain di negeri ini haus akan energi.


Kurangnya pasokan listrik menyebabkan pemadaman hingga 10 jam di kota-kota besar. Dan rasa frustrasi masyarakat sering ditumpahkan ke jalan-jalan .....


Pemerintah yakin nuklir adalah solusinya.


Azfar Minhaj adalah direktur proyek pembakit listrik tenaga nukir K1 dan K 2.


“Tidak ada sumber energi terbarukan yang terbukti bisa menyediakan listrik dengan efisiensi 100 persen sepanjang tahun.”


Tapi banyak yang khawatir akan timbulnya bencana nuklir, mengingat situasi keamanan Pakistan dan standar kesehatan dan keselamatan yang buruk.




Dalam sebuah pertemuan para aktivis di Karachi, salah seorang ilmuwan nuklir ternama Pakistan Dr Pervez Hoodboy menjadi pusat perhatian.


Ia kini memimpin kampanye yang menentang penggunaan tenaga nuklir. 


“Negara-negara maju seperti Jerman dan Swiss telah memutuskan untuk menyingkirkan pembangkit tenaga nuklir mereka. Tapi di Pakistan, India, Arab Saudi dan Bangladesh ingin mengembangkan pembangkit nuklir lebih banyak dan lebih cepat. Dengan pembangkit nuklir Anda tidak pernah bisa 100 persen yakin bahwa kecelakaan tidak akan terjadi. Kita punya contoh yang sangat jelas yaitu bencana nuklir Fukushima di Jepang.”


Operator tenaga nuklir berusaha meredam keprihatinan ini.


Minhaj mengatakan pembangkit ini akan aman karena ada bantuan teknis dari Cina.


“Kami tidak akan pernah mengalirkan air untuk mendinginkan reaktor nuklir ke luar pembangkit. Akan ada begitu banyak perlindungan untuk memastikan keamanannya.”


Tapi para kritikus tidak yakin. 


Ahli lingkungan, Ali Arsalan menilai, pengelolaan tenaga listrik yang dimiliki negara saat ini sangat buruk. 


“Kami punya situasi yang luar biasa saat ini. Tiga puluh persen listrik jaringan nasional kami hilang karena perjalanan lebih dari seribu kilometer dan sistem distribusi yang buruk. Sekarang jika Anda bisa mendapatkan 30 persen ini kembali, Anda tidak perlu membuat yang baru.”

 

Untuk saat ini, nelayan tidak berpikir soal bencana nuklir dan dampaknya pada ikan-ikan. 


Masalah mereka saat ini adalah keamanan yang tidak mengizinkan mereka untuk pergi melaut. 



Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 7

Tergoda Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending