ADVERTORIAL

Sinergi OJK dalam Pemulihan Ekonomi Jawa Tengah di Masa Pandemi

Menurut Ganjar, OJK telah membantu dengan baik kondisi perekonomian di daerah di masa pandemi ini seperti melalui restrukturisasi kredit dan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah

KABAR BISNIS

Kamis, 15 Okt 2020 18:34 WIB

Sinergi OJK dalam Pemulihan Ekonomi Jawa Tengah di Masa Pandemi

Di Provinsi Jawa Tengah, sejak dampak Covid-19 mulai dirasakan pada Maret lalu, Kantor OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY bergerak cepat menggandeng Pemerintah Provinsi Jateng menjalankan program restrukturisasi kredit dan pembiayaan khususnya untuk sektor UMKM dengan berbagai kegiatan seperti membuka “kredit center” yang melayani berbagai informasi dan bantuan penyelesaian proses restrukturisasi kredit dan pembiayaan.

“Dukungan Perbankan dalam Pemulihan Ekonomi di Jawa Tengah ditunjukkan dengan ekspansi kredit sebesar 3,19% (yoy) pada Juli 2020, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit nasional yang tercatat sebesar 1,53% (yoy),” kata Kepala OJK Kantor Regional 3 Aman Santosa.

Dukungan perbankan terhadap Pemulihan Ekonomi tercermin pada besaran restrukturisasi kredit yang telah dilakukan. Berdasarkan data per tanggal 30 September 2020, restrukturisasi kredit perbankan di Jawa Tengah telah mencapai Rp60,20 triliun, dengan debitur yang telah mendapatkan restrukturisasi sebanyak 1,23 juta rekening, atau 6,85% dari total outstanding restrukturisasi kredit nasional dan 16,67% rekening dari keseluruhan rekening secara nasional. Dari jumlah itu, UMKM mendapatkan porsi restrukturisasi terbesar yaitu senilai Rp50,19 triliun atau 83,38% dari total restrukturisasi kredit di Jawa Tengah.

Jumlah tersebut merupakan pencapaian yang tinggi apabila dibandingkan daerah lainnya. Sedangkan restrukturisasi pada Perusahaan Pembiayaan per 30 September telah mencapai Rp14,41triliun dengan debitur yang telah direstrukturisasi sebanyak 448.890 rekening.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan OJK Jateng dan DIY senantiasa bekerja sama, programnya cukup menarik, bisa membumi sehingga persoalan-persoalan keuangan, perbankan, bisa diterjemahkan dengan enteng, sehingga masyarakat akan bisa mengetahui dan memahami dengan mudah. Ada banyak yang kita coba bahas dengan OJK untuk memulihkan ekonomi, OJK memberikan masukan kepada kita bagaimana kondisi perbankan keuangan yang ada, bagaimana kredit itu tersalurkan, bagaimana KUR yang bisa diakses oleh UMKM bisa berjalan dengan baik,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Menurut Ganjar, OJK telah membantu dengan baik kondisi perekonomian di daerah di masa pandemi ini seperti melalui restrukturisasi kredit dan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah sehingga diharapkan sektor UMKM dan usaha menengah bahkan usaha besar bisa bangkit kembali sehingga bisa menaikkan ekonomi di Jawa Tengah.

Aman Santosa berharap sinergi yang telah terjalin baik antara OJK dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Industri Jasa Keuangan dapat terus berlanjut pada program-program lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan geliat ekonomi dan UMKM di Jawa Tengah dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INDEX

Most Popular / Trending

Slovakia Akan Gelar Tes Covid-19 Gratis

Eps6. Masyarakat Peduli Api

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Hoaks Covid Terus Berjangkit