Bagikan:

Ambon Gelar Vaksinasi COVID-19 Terpusat di Malam Hari

Kegiatan vaksinasi malam hari di bulan Ramadan, diharapkan dapat meminimalisasi masyarakat membatalkan puasanya.

NUSANTARA

Selasa, 12 Apr 2022 13:57 WIB

vaksinasi COVID-19

Vaksinasi COVID-19 malam hari terpusat di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (11/4/2022). (Foto: KBR/Stevano)

KBR, Ambon – Pemerintah Kota Ambon, Maluku pekan ini mulai membuka layanan vaksinasi COVID-19 di malam hari.

Kegiatan vaksinasi dilakukan terpusat di gerai vaksinasi Lapangan Merdeka Ambon, sejak Senin (11/4/2022). Pendaftaran dibuka pukul 19.00 hingga 21.00 WIT, sedangkan waktu pemberian vaksinasi dilakukan sampai selesai.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Wendy Pelupessy mengatakan vaksinasi digelar terpusat, karena vaksinasi di Puskesmas tidak mendapat banyak tanggapan dari masyarakat.

"Kita sudah uji coba di Puskesmas, tetapi tidak banyak yang datang, itu tidak memenuhi untuk satu vial dibuka. Sehingga kita alihkan ke Lapangan Merdeka," kata Wendy Pelupessy di Ambon, Senin (11/4/2022).

Baca juga:


Wendy mengatakan pemerintah daerah akan terus mengejar capaian vaksinasi terutama bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi dosis pertama hingga booster.

Menurutnya, penyelenggaraan vaksinasi pada malam hari itu untuk memfasilitasi warga yang ingin vaksinasi setelah menjalankan ibadah puasa.

Ia menambahkan kegiatan vaksinasi malam hari di bulan Ramadan, diharapkan dapat meminimalisasi masyarakat membatalkan puasanya.

“Masyarakat tidak perlu khawatir divaksinasi saat puasa, sebab kondisi tubuh tidak akan terpengaruh terhadap pemberian vaksinasi walaupun sedang dalam keadaan berpuasa," kata Wendy.

Wendy Pelupessy menjelaskan capain vaksinasi di kota Ambon sampai Senin (11/4/2022) untuk dosis pertama mencapai 99,72 persen, dosis kedua 67 persen, dan vaksin dosis ketiga atau boster sebanyak 7,74 persen.

Untuk sasaran vaksinasi anak usia 6-12 tahun, dosis pertama 75,11 persen dan dosis kedua 47,57 persen.

Pelupessy memperkirakan kebijakan wajib bosster bagi pelaku perjalanan menggunakan penerbangan berdampak bagi peningkatan jumlah penerima vaksin booster.

"Kemarin kita lihat di lapangan ada peningkatan. Banyak orang yang boster. Mungkin karena ada aturan penerbangan yang tidak lagi menggunakan rapid maupun PCR sehingga terjadi lonjakan. Dan kami menambah satu tim menjadi tiga tim vaksinator untuk melayani masyarakat," tandas Pelupessy.

Ia seluruh masyarakat Kota Ambon untuk mengikuti program vaksinasi COVID-19 agar aktivitas selama Ramadan dapat berjalan lebih aman.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih