Kerjasama KBR dengan SATGAS COVID-19

Hindari Pencairan Insentif Nakes Tertunda, Faskes Diminta Segera Lengkapi Persyaratan

pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk memastikan bahwa insentif tenaga medis dapat segera dicairkan

RAGAM

Jumat, 19 Feb 2021 21:55 WIB

Author

Paul M Nuh

Hindari Pencairan Insentif Nakes Tertunda, Faskes Diminta Segera Lengkapi Persyaratan

Ilustrasi. Unjuk rasa nakes Covid-19 tuntut remunerasi dan insentif di halaman RSUD M Yunus Provinsi Bengkulu, Senin(08/2/2021). ANTARA/David Muharmansyah/hp.

JAKARTA - Satgas Penanganan COVID-19 meminta fasilitas - fasilitas kesehatan yang menangani pasien COVID-19 segera melengkapi persyaratan yang dibutuhkan pemerintah terkait pencairan instentif tenaga medis. Hal ini agar pencairannya tidak tertunda, dan tenaga medis segera menerima insentif. Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers perkembangan penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (18/2/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Wiku menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk memastikan bahwa insentif tenaga medis dapat segera dicairkan. Dan terutama segala hal yang berkaitan dengan kewenangan Kementerian Keuangan dan pemerintah daerah.

Sekedar mengetahui, disampaikan sebelumnya oleh Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bahwa tidak ada pemotongan terhadap insentif tenaga medis di tahun 2021. Dan besaran nilai yang diberikan untuk tahun 2021 sama besarnya dengan yang diberikan pada tahun 2020. Penyalurannya menggunakan mekanisme penyaluran ke kas daerah dan akan diterima oleh tenaga medis.

Dan melihat perkembangan COVID-19 yang dinamis di tahun 2021, pemerintah menambah anggaran kebutuhan yang semula Rp169 triliun dinaikkan menjadi Rp254 triliun yang bersumber anggaran kesehatan 2021. Dalam anggaran tersebut sudah termasuk didalamnya insentif tenaga kesehatan, santunan kematian, biaya vaksinasi tenaga kesehatan dan masyarakat, perawatan pasien, obat-obatan, biaya isolasi, biaya tracking, tracing dan treatment, dan pengadaan alat kesehatan menjadi kebutuhan pokok yang harus didanai pemerintah.

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun).

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INDEX

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Vaksin COVID-19: Kenali Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)

Kabar Baru Jam 8

Cinta Produk Indonesia

Sekolah Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru, Seperti Apa Upaya Mitigasinya?