2022 Banten Kembali Diguncang Gempa, Mengingatkan Gempa 2018 dan 2019

Kawasan Banten kerap diguncang gempa baik yang berpusat di laut maupun darat. Sebelumnya gempa juga terjadi pada 2018 dan 2019, merusak ribuan rumah dan bangunan lain.

NASIONAL

Jumat, 14 Jan 2022 16:41 WIB

Author

Muthia Kusuma

2022 Banten Kembali Diguncang Gempa, Mengingatkan Gempa 2018 dan 2019

Peta gempa Pandeglang Banten, Jumat (14/1/2022). (Foto: InfoBMKG)

KBR, Jakarta - Gempa kembali mengguncang kawasan Banten dan sekitarnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat peristiwa gempa bumi itu terjadi pukul 16 Waktu Indonesia bagian Barat.

Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer, berjarak 52 kilometer Barat Daya wilayah Sumur, Banten. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.

BMKG menyebut, gempa itu berkekuatan 6,7 skala richter. Sampai berita ini disiarkan, belum diketahui adanya kerugian material atau korban jiwa.

Gempa terasa hingga Jakarta yang berjarak sekitar 200 kilometer dari pusat gempa. Dari pantauan di media sosial Twitter, gempa juga dirasakan hingga Bandar Lampung.

Kawasan Banten kerap diguncang gempa baik yang berpusat di laut maupun darat. Sebelumnya gempa juga terjadi pada 2018 dan 2019, merusak ribuan rumah dan bangunan lain. 

Pada 2019, gempa juga terjadi di perairan Banten dengan pusat gempa berjarak 164 kilometer dari kawasan Sumur, Kabupaten Pandeglang di kedalaman 48 kilometer.

Saat itu gempa merusak lebih dari 400 bangunan, baik rumah maupun fasilitas perkantoran dan fasilitas publik. Kerusakan terjadi di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Sukabumi.

Gempa dangkal juga pernah terjadi pada Januari 2018, dengan pusat gempa berjarak 43 km dari Kota Muarabinuangeun, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa Banten 2018 bahkan terasa hingga Kebumen Jawa Tengah, Bantul Yogyakarta hingga sebagian wilayah Lampung. Saat itu lebih dari 1.200 rumah dan bangunan lain rusak.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Bersiap Pelat Nomor Kendaraan Ganti Warna dan Dipasangi Chip