Share This

Buktikan Tak ada Bau, JK dan Anies Makan Pisang di Pinggir Kali Item

"Kita makan pisang di situ tidak ada soal dan tidak ada campur dengan bau."

HEADLINE , BERITA , NASIONAL

Jumat, 03 Agus 2018 12:46 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Gubernur Jakarta Anies Baswedan menikmati pisang di pinggir kali item, Jumat (03/08). (Foto: Setneg)

KBR, Jakarta- Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kesiapan pelaksanaan Asian Games 2018 di Wisma Atlet, Kemayoran. JK juga meninjau langsung Kali Sentiong atau Kali Item yang berada tepat di samping Wisma Atlet.

JK sempat berkeliling di pinggir Kali Item untuk melihat  waring atau jaring hitam yang digunakan untuk menutupi sungai. JK ingin membuktikan bahwa bau menyengat dari Kali Item sudah tidak ada lagi.

Untuk membuktikan hal itu, JK, Anies beserta rombongan makan pisang di pinggir kali.

"Lebih khusus lagi usaha untuk meredam bau, kita makan pisang di situ tidak ada soal dan tidak ada campur dengan bau. Dan juga fasilitas di GBK dan persiapan lainnya, Indonesia sudah siap untuk melaksanakan Asian Games," kata JK di Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (03/08/18).

Namun saat ikut meninjau Wisma Atlet dan Kali Sentiong, KBR masih merasakan bau meskipun tidak begitu menyengat. Bau tersebut tercium saat ada hembusan angin. Pantauan KBR, seluruh bagian Kali Sentiong sudah ditutup waring sehingga permukaan air yang berwarna hitam nyaris tak terlihat.

Dalam peninjauan tersebut, turut hadir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Wakapolri Syafruddin dan Ketua Inasgoc Erick Thohir.

Usai meninjau Wisma Atlet, JK serta rombongan melanjutkan perjalanan untuk meninjau kesiapan beberapa venue Asian Games di Gelora Bung Karno (GBK).


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.