Share This

Yuk, Magang di KBR dan Yuhu!

BERITA , KABAR BISNIS , GALERI , GALERI_FOTO

Jumat, 12 Agus 2016 13:46 WIB

Mengenal dunia kerja sesungguhnya paling mudah dilakukan dengan menjadi pekerja magang. Oleh karena itu untuk beberapa lembaga pendidikan, magang juga dijadikan kewajiban dan masuk ke dalam mata kuliah yang harus diikuti mahasiswa. London School of Public Relations (LSPR) adalah salah satu universitas yang menggelar program magang dan menjadikannya sebagai mata kuliah wajib bagi mahasiswa yang sudah ada di semester terakhir. 

Nah, untuk mempermudah mahasiswanya mencari perusahaan tempat magang, LSPR menyelenggarakan Internship Briefing. Pada kegiatan ini perusahaan atau lembaga yang ditunjuk akan memaparkan kepada para mahasiswa seputar perusahaan mereka masing-masing dan mengajak mahasiswa untuk bergabung sebagai pekerja magang. 

Kali ini, PT Media Lintas Inti Nusantara (MLIN) berkesempatan untuk mengenalkan diri sebagai sebuah Media Content Company dengan dua produk kebanggannya yaitu KBR dan Yuhu! kepada para mahasiswa LSPR Jakarta.

Makin seru lagi, tim MLIN menyiapkan testimoni dari alumnus LSPR yang saat ini bekerja di PT MLIN yaitu Astry Ovie yang sehari-harinya bertugas sebagai host di Yuhu Pagi serta Erwin Suryawijaya yang bertanggungjawab di divisi sales PT MLIN.

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.