Share This

Mengikuti Proses Water Bombing Titik Panas di Rokan Hulu

Tempat ini menjadi sasaran karena tim Satgas Udara mendapatkan informasi titik api dari LAPAN.

GALERI , GALERI_FOTO

Senin, 04 Jul 2016 10:36 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Rokan IV Koto di Kabupaten Rokan Hulu. (Foto: Green Radio Pekanbaru)

Kebakaran hutan dan lahan di Rokan IV Koto di Kabupaten Rokan Hulu. (Foto: Green Radio Pekanbaru)

KBR - Dalam sepekan terakhir, jumlah titik panas di Provinsi Riau meningkat. Adanya titik panas mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan di sana. Data satelit Badan Kelautan dan Atmosfer Amerika Serikat (NOAA) menunjukkan semula ada dua titik panas yang lantas meningkat menjadi 27 titik dalam waktu sepekan.

Sabtu lalu (2/7/2016), tim Green Radio Pekanbaru ikut terbang bersama tim water bombing Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Riau. Terbang dengan helicopter jenis MI-8, mulai dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin menuju ke lokasi. Penerbangan yang rencananya dijadwalkan pukul 8 pagi itu harus ditunda 1 jam karena kondisi udara yang berkabut dan jarak pandang hanya 700-800 M. 

Lokasi yang dituju adalah Rokan IV Koto di Kabupaten Rokan Hulu. Tempat ini menjadi sasaran karena tim Satgas Udara mendapatkan informasi titik api dari LAPAN. Di sana, area yang terbakar adalah hutan. Sejauh ini belum teridentifikasi siapa pemilik lahan tersebut. Kemungkinan besar, lahan ini adalah lahan yang dibuka oleh warga untuk berladang. Salah satu penandanya adalah karena tim Green Radio Pekanbaru bisa melihat ada pondok di tengah lahan tersebut.

Dari gambar juga bisa terlihat kalau lahan kemungkinan sengaja dibakar. Ini terlihat dari kayu yang lebih dahulu tumbang.  

Pada hari yang sama tim satgas udara juga menurunkan sebuah pesawat air tractor untuk melakukan pemadaman di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Teluk Meranti. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, titik api kebakaran hutan dan lahan meningkat di saat-saat libur Lebaran. Untuk itu,memasuki libur lebaran ini tim satgas karhutla menyatakan akan tetap mensiagakan timnya guna melakukan antisipasi dan penangan karhutla.  (cit)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.