Share This

Akhir Perjalanan Ferguson di Old Trafford

KBR68H

GALERI_FOTO

Selasa, 14 Mei 2013 09:19 WIB

alex ferguson, david moyes, manchester united, perpisahan

KBR68H – Pertandingan antara Manchester United melawan Swansea City, Minggu (12/5) lalu adalah ajang perpisahan bagi manajer Manchester United Sir Alex Ferguson. Setelah menjadi manajer selama 26,5 tahun, Ferguson memutuskan untuk pensiun. 49 trofi dipersembahkannya bagi The Red Devils, termasuk 13 gelar juara liga Premir dan dua trofi liga Champions.

Sebelum pertandingan melawan Swansea City, 70-an ribu pendukung Man United yang hadir di stadion Old Trafford memberikan penghormatan terakhir kepada Ferguson. Pria asal Skotlandia ini berhasil mengangkat kasta Man United dari klub yang jarang menjadi juara menjadi Raja di liga Inggris. Fergie berhasil membawa Man United melewati rekor Liverpool yang baru 18 kali juara.

Usai pertandingan, Fergie memberikan pidato perpisahan selama empat menit. Dia memgaku tidak menyiapkan naskah untuk pidatonya malam itu. Dalam pidatonya itu, Fergie membocorkan alasannya untuk pensiun.

Sambil berlinang air mata, Fergie mengatakan, rencana untuk pensiun sebenarnya sudah ada di pikirannya sejak Desember tahun lalu. Alasannya, Fergie ingin meluangkan waktu lebih banyak lagi kepada sang istri, Cathy.

“Semuanya berubah ketika kakak Cathy meninggal. Dia menjadi lebih pendiam dan sering mengisolasi diri. Saya berutang banyak waktu kepadanya dan saatnya untuk membayar utang tersebut,”kata Fergie.

Fergie mengatakan, Cathy sudah menjadi pemimpin di rumah tangga selama 47 tahun, membesarkan tiga orang anak dan mengorbankan seluruh waktunya untuk keluarga.

“Dia kehilangan sahabat terbaiknya dan juga saudara kandungnya, Bridget. Jadi, saya pikir saya berutang waktu banyak kepadanya dan itu merupakan hal yang penting,”tandas Fergie.

Kini, Old Trafford tidak akan lagi melihat sosok pria tua yang kerap mengunyah permen karet di sepanjang pertandingan. Atau, sosok manajer yang langsung memprotes hakim garis di pinggir lapangan ketika ada keputusan wasit yang merugikan anak asuhnya. Fergie, 71 tahun, memilih untuk mendampingi istrinya tercinta. Sang pengganti, David Moyes, mempunyai tugas berat untuk bisa mengembalikan kejayaan Man United seperti yang dilakukan Fergie.

Selamat jalan Fergie dan terima kasih

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.