4 Tokoh Jadi Target Pembunuhan, Ini Motifnya Menurut BIN

“Mereka menyampaikan nama satu adalah betul pak Wiranto, lalu ada pak Luhut Menkomaritim, "

NASIONAL , GALERI

Rabu, 29 Mei 2019 09:43 WIB

Author

Astri Septiani

4 Tokoh Jadi Target Pembunuhan, Ini Motifnya Menurut BIN

Kerusuhan di Slipi saat aksi 22 Mei. (Foto: Antara)

KBR,Jakarta-  Juru Bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto mengatakan motif rencana pembunuhan 4 tokoh nasional karena peran mereka pada sektor keamanan. Wawan mengaku tak kaget jika keempat nama tersebut disebut jadi sasaran para perusuh.

Dia beralasan  keempat tokoh itu bertugas menjaga stabilitas negara termasuk dari ancaman-ancaman keamanan sepanjang proses pemilu.

"Tokoh-tokoh inilah yang jadi pilar satu tiang, tiang penyangga masalah keamanan Indonesia yang notabene mereka inilah yang bertanggung jawab terhadap stabilitas nasional termasuk Pengamanan pemilu maupun juga mereka-mereka yang berupaya untuk mengoyak Ideologi. Itu  tampak sekali," kata Wawan kepada KBR, Selasa (28/5/19).

Ketika ditanya soal terungkapnya salah satu tersangka yang merupakan istri Purnawirawan TNI yang diduga pendukung Prabowo-Sandiaga, ia meminta agar menunggu hasil penyidikan Polri.  Wawan berharap, kasus ini segera selesai di ranah pengadilan agar tak menjadi tanda tanya di masyarakat. 

Ia juga mengatakan, saat ini kepolisian telah mendapat beberapa bukti namun ia menyebut hal tersebut masih belum bisa diungkap ke publik. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu proses yang berjalan di kepolisian hingga nanti terkuak seluruhnya peran dan motif dari para pelaku tersebut.

Sebelumnya  Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Tito Karnavian menyebutkan Menkopolhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut Panjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere sebagai target pembunuhan saat kerusuhan aksi 21, 22 Mei.
 

Kepolisian telah menangkap  tersangka HK, AZ, IR, TJ, AD, AF yang sudah menyiapkan pembunuhan itu sejak Oktober tahun lalu. Polisi menyita senjata laras panjang dan pendek, serta rompi antipeluru bertuliskan polisi dari para tersangka.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana, Perselisihan Hasil Pemilu

10 Tahun UU Narkotika: Seperti Apa Implementasinya?

Sidang Perdana Sengketa Pemilu

Cek Fakta: Misleading Content KPU Panik

What's Up Indonesia