Panggung Dunia buat Anak Jalanan

Akhir pekan ini, anak-anak jalanan bakal bertanding di sebuah ajang internasional: Street Child World Cup. Inilah Piala Dunia-nya anak-anak jalanan tingkat dunia. Tahun ini, ada 20 negara yang ikut serta, termasuk Indonesia.

EDITORIAL

Rabu, 26 Mar 2014 10:45 WIB

Author

KBR68H

Panggung Dunia buat Anak Jalanan

anak jalanan, Street Child World Cup, piala dunia anak

Akhir pekan ini, anak-anak jalanan bakal bertanding di sebuah ajang internasional: Street Child World Cup. Inilah Piala Dunia-nya anak-anak jalanan tingkat dunia. Tahun ini, ada 20 negara yang ikut serta, termasuk Indonesia.

Street Child World Cup ini pertama kali dihelat pada 2010 sebagai bentuk kampanye untuk memprotes “pembersihan” anak-anak jalanan yang dilakukan di Durban, ketika berlangsung Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Piala Dunianya anak-anak jalanan ini adalah sebuah kampanye global untuk anak-anak jalanan sehingga mereka bisa mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang menjadi hak anak-anak. Ini bukan sekadar pertandingan bola. Sebab di sinilah anak-anak jalanan diberi panggung dan ruang untuk meruntuhkan segala perspektif buruk tentang mereka.

Indonesia akan diwakili oleh kesebelasan “Garuda Baru”. Ada 29 anak jalanan yang terpilih untuk ikut dalam ajang ini di Brasil. Mereka adalah hasil seleksi di tujuh kota besar, dan ada 150 anak yang ikut berpartisipasi dalam pencarian ini. Pelatihan anak-anak ini dilakukan dengan melibatkan Jakarta Football Academy, baik untuk tim laki-laki maupun perempuan. Tim ini bahkan dapat kesempatan emas untuk mendapat arahan dari pelatih Timnas U19, Indra Syafri.

Tahun ini juga, bulan Juni mendatang, di Brasil akan berlangsung Piala Dunia yang sebenarnya Sejumlah tokoh dari ajang sepakbola dunia juga sudah menyatakan dukungannya untuk acara ini. David Beckham misalnya mengatakan kalau ia sudah merasakan betul bagaimana sepakbola bisa begitu menginspirasi dan mengubah hidup seseorang. Sementara Sir Alex Ferguson menyatakan dukungannya kepada ajang ini seraya mengatakan kalau tidak ada satu pun anak yang boleh tinggal di jalanan.

Saat ini di Indonesia ada sebanyak 4,8 juta anak jalanan yang terlantar. Sedianya tahun ini Indonesia bebas dari anak jalanan. Tapi tentu saja di jalanan kota, Anda masih akan melihat anak-anak berada di jalanan: bekerja, meski mereka seharusnya bermain.

Masih ingat Iqbal? Bocah berusia 3.5 tahun ini disiksa dan sekarang mengalami peradangan otak, sekujur tubuhnya penuh luka, dan lidahnya digunting. Inilah potret sesungguhnya anak jalanan yang masih ada di Indonesia.

Karena itu, 29 anak jalanan yang akan terbang ke Brasil adalah anak-anak yang beruntung. Bukan karena mereka bakal naik pesawat untuk kali pertama. Tapi karena di ajang inilah, mereka diihat sebagai manusia, sebagai anak-anak, yang boleh dan diminta bersuara. Mungkin di sini satu-satunya mereka bisa hadir di acara internasional dan mengibarkan bendera Indonesia, mewakili negeri ini.

Di situ anak-anak bisa bersuara, kalau mereka punya hak yang harus dipenuhi. Dan negara lah yang harus bertanggung jawab.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - EDITORIAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pemerintah Diminta Pidanakan Tindakan Penyiksaan Oleh Aparat