Dalam 10 Tahun, Jumlah Anak Diabetes Naik 500 Persen

Dalam sepuluh tahun terakhir, anak-anak Indonesia yang menderita diabetes meningkat, hingga lebih dari 500 persen.

BERITA | NASIONAL | KESEHATAN | DIET

Senin, 15 Nov 2021 16:36 WIB

Author

Fadli Gaper

Jumlah Anak Diabetes

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Bhakti Pulungan. (Foto: rspondokindah.co.id)

KBR, Jakarta - Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Bhakti Pulungan mengingatkan, pentingnya akses dan layanan medis untuk anak-anak yang menderita diabetes.

Pada peringatan Hari Diabetes Sedunia yang jatuh pada 14 November, Aman menyebut, dalam sepuluh tahun terakhir, anak-anak Indonesia yang menderita diabetes meningkat, hingga lebih dari 500 persen.

"Anak diabetes kita selama sepuluh tahun terakhir ini meningkat sebanyak lebih dari 500 persen. Sehingga tema ini sangat cocok. Care atau access pengobatan diabetes baik insulin maupun alat-alat diabetes lainnya harus bisa terpenuhi untuk anak-anak diabetes di seluruh Indonesia. Mari kita berikan layanan atau care yang terbaik untuk anak-anak Indonesia," ujarnya melalui akun Youtube IDAI pada Senin (15/11/2021).

Aman menambahkan, tema Hari Diabetes Sedunia tahun ini adalah "Access to Diabetes Care" atau Akses ke Perawatan Diabetes.

Baca juga:

Sementara itu, Indonesia menempati urutan ketujuh dari 10 negara dengan jumlah pasien diabetes tertinggi. Hal ini berdasarkan data dari "International Diabetes Federation" tahun lalu.

Jumlah serangan diabetes di Indonesia mencapai 18 juta orang pada 2020 lalu. Ini berarti, prevalensi kasus tersebut meningkat 6,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Meningkat Netizen Pakai Petisi di Platform Digital