Share This

Lorenzo Berpeluang Ikuti Jejak Rainey dan Hayden

Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo berpeluang menjadi pebalap ketiga dalam sejarah balap motor Grand Prix yang mampu merebut gelar juara dunia dengan membalikkan defisit di seri terakhir musim.

, OLAHRAGA

Minggu, 08 Nov 2015 18:02 WIB

Jorge Lorenzo

KBR - Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo berpeluang menjadi pebalap ketiga dalam sejarah balap motor Grand Prix yang mampu merebut gelar juara dunia dengan membalikkan defisit di seri terakhir musim.

Memasuki seri terakhir MotoGP 2015 di GP Valencia hari ini, Lorenzo masih tertinggal tujuh poin dari rekan setimnya, Valentino Rossi di klasemen pebalap sementara. Namun, pebalap 28 tahun itu di atas angin untuk merebut gelar juara dunia. Hal itu dikarenakan Rossi harus start dari posisi belakang setelah mendapat sanksi akibat menendang Marc Marquez di MotoGP Malaysia, 25 Oktober lalu. Sementara Lorenzo akan memulai balapan paling depan.

Hanya ada dua pebalap sebelumnya yang mampu membalikkan defisit di seri terakhir yang merebut gelar juara dunia kelas primer Grand Prix. Yang pertama adalah Wayne Rainey pada musim 1992. Pebalap kedua adalah Nicky Hayden pada musim 2006. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.