Share This

Jabar Tambah Satu Emas di Renang Laut

Ricky Anggawidjaya berhasil meraih posisi pertama di nomor 5.000 putra.

BERITA , NUSANTARA , OLAHRAGA

Senin, 26 Sep 2016 13:19 WIB

Ricky Anggawidjaya perenang Jabar (tengah) meraih medali emas, Perak diraih perenang asal Bali Dewa Gede Anom Arthatanasay, dan Clief Fernando Ricky (Kaltim) meraih perunggu. Foto: KBR

KBR, Cirebon- Perenang tuan rumah Jawa Barat berhasil meraih medali emas ketiga di cabang olah raga renang perairan terbuka di perairan Pantai Tirtamaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, (26/9/2016).

Ricky Anggawidjaya berhasil meraih posisi pertama di nomor 5.000 putra. Dia bersaing ketat dengan perenang asal Bali, Dewa Gede Anom dari awal start hingga sebelum menyentuh garis finish. Dewa Gede Anom Arthatanasay menempati posisi kedua dengan perolehan perak.  Sementara medali perunggu diraih Clief Fernando Ricky dari Kalimantan Timur.

“Ini emas yang luar biasa. Sedikit lambat, saya kalah,” tutur Ricky usai pengalungan medali emas di Pantai Tirtamaya.

Antara Ricky dan Dewa, hanya berselisih 2,5 detik. Ricky mencatatkan waktu 1.07.52,1 detik, sedangkan Dewa menyusul dengan selisih waktu sangat tipis, 1.07,54,8 detik. Di posisi ketiga, Clief Fernando dengan torehan waktu 1.08.14,5 detik.

Dengan raihan emas oleh Ricky, maka kontingen Jabar, berhasil mengoleksi tiga medali emas di cabor ini. Dua emas lain diperoleh oleh perenang putra di nomor 10.000 meter, Afiah Fadlan Prawira dan 10.000 meter putri, Yossy V Yosaputra.

Dari enam medali emas, tinggal tersisa dua emas yang akan dipertandingkan besok Selasa (26/8/2016) di nomor 3.000 meter putra dan putri.

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.