Share This

Pendaftaran Calon Ketua Umum PSSI Dibuka Besok

Oktober mendatang pemilihan ketua umum PSSI akan berlangsung

BERITA , NASIONAL , OLAHRAGA

Rabu, 03 Agus 2016 20:02 WIB

Peserta mengangkat tangan ketika pemungutan suara pada Kongres Luar Biasa PSSI di Jakarta, Rabu (3/8). (Foto: Antara)



KBR, Jakarta- PSSI mulai besok, Kamis (4/8/2016), akan mulai membuka pendaftara calon ketua PSSI baru melalui Komite Pemilihan yang dibentuk dalam kongres luar biasa (KLB) hari ini. PLT Ketua PSSI, Hinca Panjaitan memaparkan, waktu untuk pencalonan Ketua PSSI ini terbilang singkat.

Sebab, menurut Pasal 41 Statuta PSSI, tenggat waktu untuk anggota PSSI mencalonkan seseorang adalah 6 minggu dan Sekretariat Jendral PSSI mengumumkan nama calon tersebut dalam waktu 4 minggu sebelum kongres. Padahal, kongres tahunan PSSI baru dilaksanakan Oktober mendatang.

"Oleh karena itu dalam waktu yang singkat Komite Pemilihan akan mengumumkan, pembukaan atau proses pendaftaran kepada siapa saja yang mau jadi Ketua Imum, satu orang, Wakil Ketua Umum dua orang dan dua belas anggota Komite Eksekutif PSSI. Jadi, 15 yang nanti kita pilih di (Kongres Tahunan PSSI) 17 oktober 2016," tukas Hinca.

KLB PSSI juga telah menghasilkan Komite Pemilihan (KP) Ketua PSSI yang terdiri dari Agum Gumelar (Ketua), IGK Manila (Wakil Ketua), Haruna Soemitro, Irawady Hanafi, Theo Hartono, Budiman Dalimunte (Anggota), Daconi Khotob, Lambertus Ara Tukan, dan Yakub Kristanto (Cadangan).

"Hasilnya, 104 setuju dengan nama nama Komite Pemilihan yang direkomendasikan. Sedangkan, satu suara tidak setuju," papar Hinca sembari mengetuk palu satu kali.

Komite Banding Pemilihan (KBP) Ketua PSSI pun juga sudah disetujui, dengan rincian Erick Tohir (Ketua), Hamid Awaludin (Wakil Ketua), Dodik Widjanarko (Anggota), M Nigara, dan Fikri Assegaf (Cadangan)

"Itulah hasil keputusan Kongres Luar Biasa PSSI 2016," tutup Hinca.

Terkait pemilihan Ketua PSSI, eks Ketua PSSI, Nurdin Halid menjabarkan, Ketua PSSI harus memiliki kedisiplinan, keseriusan, dan fokus. Dalam memimpin PSSI, seseorang harus memiliki waktu yang cukup.

"Punya keberanian, integeritas, fokus, tidak banyak kerjaan di tempat lain. Karena kalau tida fokus, memimpin PSSI ini seperti memimpin (pasukan) ke sebuah gua yang penuh kegelapan, perlu cahaya. Dan pencahayaan itu diciptakan Ketua Umum," tutur Nurdin. 

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.