Share This

AS & Tiongkok Saling Kejar Perolehan Medali di Olimpiade

Indonesia mendapat tambahan medali perak, melalui atlet angkat besli Eko Yuli Irawan di nomor 62 kilogram putra.

BERITA , OLAHRAGA

Selasa, 09 Agus 2016 09:23 WIB

Perenang AS Katie Ledecky memecahkan rekor cabang olahraga renang gaya bebas kategori perempuan 400 meter Olimpiade Rio 2016 di Stadion Olympic Aquatics, Rio de Janeiro, Brazil, Minggu (7/8). (Foto: A

KBR - Kontingen Amerika Serikat dan Tiongkok saling berkejar-kejaran dalam perolehan medali terbanyak di ajang pesta olahraga Olimpiade musim panas di Rio, Brazil.

Tiongkok sempat menempati posisi puncak klasemen sementara perolehan medali pada hari Senin kemarin, dengan koleksi tiga medali emas, dua perak dan tiga perunggu. Namun beberapa jam kemudian, posisi puncak digeser Amerika Serikat yang langsung menyabet tiga medali emas lima perak dan empat perunggu.

Pada Selasa pagi, Tiongkok kembali di puncak dengan medali total menjadi lima medali emas, tiga perak dan lima perunggu. Tidak selang sampai satu jam, Amerika kembali menempati puncak klasemen dengan tambahan medali menjadi lima emas, tujuh perak dan tujuh perunggu.

Cabang renang menjadi andalan Amerika Serikat dengan meraih empat medali emas, empat perak dan enam perunggu. Sementara cabang menembak, Amerika memperoleh satu medali emas.

Sementara untuk Tiongkok, loncat indah masih menjadi penyumbang emas terbanyak dengan dua medali emas, cabang renang menyumbang satu medali emas, dua perak dan satu perunggu. Cabang menembak menyumbang satu medali emas bagi Tiongkok, satu medali perak dan dua perunggu. Tambahan emas diperoleh Tiongkok dari angkat besi. Sementara cabang anggar menyumbang satu perunggu.

Di peringkat tiga, Australia memperoleh empat medali emas dan tiga perunggu. Medali emas diraih dari cabang renang (dua emas), rugby 7 (1 emas) dan menembak (1 emas).

Indonesia mendapat tambahan medali perak, melalui atlet angkat besli Eko Yuli Irawan di nomor 62 kilogram putra. Sebelumnya medali perak disumbang Sri Wahyuni Agustiani dari cabang angkat besi kelas 48 kilogram putri.

Berikut klasemen sementara hingga Selasa pagi (pukul 9.17 WIB).

1. AS ------------ 5 emas -- 7 perak -- 7 perunggu -- total 19
2. Tiongkok ---- 5 emas -- 3 perak -- 5 perunggu -- total 13
3. Australia ----- 4 emas -- 0 perak -- 3 perunggu -- total 7
4. Italia --------- 3 emas -- 4 perak -- 2 perunggu -- total 9
5. Jepang ------ 3 emas -- 0 perak -- 7 perunggu -- total 10
6. Hungaria ---- 3 emas -- 0 perak -- 0 perunggu -- total 3
7. Rusia -------- 2 emas -- 5 perak -- 3 perunggu -- total 10
8. Korsel ------- 2 emas -- 2 perak -- 1 perunggu -- total 9
9. Thailand ---- 2 emas -- 1 perak -- 1 perunggu -- total 4
10. Inggris ----- 1 emas -- 1 perak -- 1 perunggu -- total 4
21. Indonesia -- 0 emas -- 2 perak -- 0 perunggu -- total 2

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.