Share This

Milner Berencana Pensiun dari Sepak Bola

Milner ingin membuka jalan bagi para pemain muda untuk berkembang.

BERITA , OLAHRAGA

Minggu, 31 Jul 2016 20:33 WIB

Para pemain liverpool. Foto: Antara

KBR - Pemain Tim Nasional (timnas) Inggris sekaligus Gelandang Tengah Liverpool, James Milner mempertimbangkan untuk pensiun. Alasannya, Milner ingin membuka jalan bagi para pemain muda untuk berkembang.

"Setelah beberapa tahun bersama timnas Inggris, jam tayang saya tidak banyak. Dengan pemain muda yang mulai berdatangan, alasan yang sia-sia jika memainkan saya hanya karena saya dapat diandalkan," tutur Milner.

Menurut Milner, ia beruntung dapat berpartisipasi dalam dunia sepak bola internasional sejak umur 17 tahun. Karena mulai dari usia dini, Milner sudah bermain di lebih dari 100 laga.

"Saya pernah bermain di empat turnamen, tapi jika pemain muda yang bermain dan mendapatkan perkejaan yang sama dengan saya di Euro 2016, dia akan mendapatakan pelajaran yang lebih banyak daripada saya," tambah Milner.

Sabtu (30/7) malam, Milner bermain sebagai bek kiri bersama Liverpool melawan AC Milan dengan skor akhir 2-0 untuk Liverpool. Milner berencana untuk pensiun setelah 61 kali bermain untuk timnas Inggris. (www.theguardian.com)

Baca juga: Jamie Vardy: Mudah Untuk Tolak Arsenal

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.