Share This

Mourinho Singgung Rivalitas dengan Guardiola

"Perseteruan pribadi memang sangat mungkin terjadi karena itu akan ikut mempengaruhi segala sesuatu," kata Mourinho.

BERITA , OLAHRAGA

Rabu, 01 Jun 2016 09:39 WIB

Manajer baru Manchester United, Jose Mourinho. (Foto: Commons Wikimedia/CC BY SA 3.0)

KBR - Ketika klub Manchester City merekrut Pep Guardiola sebagai manajer baru, disusul Manchester United menggandeng Jose Mourinho, banyak orang beranggapan klonflik duo klub Manchester akan semakin panas.

Apalagi, Pep dan Mou pernah menjalani rivalitas panas saat melatih Barcelona dan Real Madrid di kompetisi La Liga musim 2010 hingga 2012.

Meski begitu, Mourinho menegaskan tidak akan membawa masalah personal dengan Pep di kompetisi Liga Inggris musim depan. Mourinho mengatakan konflik hanya akan menghancurkan harapan MU untuk bersaing merebut gelar juara Liga Inggris.

"Pengalamanku selama ini tidak mengizinkan aku bersikap naif (lugu). Maksudku, soal aku bersama Pep di La Liga selama dua musim, dimana gelar juara kalau tidak direbut aku ya dia, Real Madrid atau Barcelona. Dalam situasi seperti itu, perseteruan pribadi memang sangat mungkin terjadi karena itu akan ikut mempengaruhi segala sesuatu," kata Mourinho dalam sebuah acara di Lisbon Portugal, Selasa (31/5/2016).

"Tapi, jika di Liga Inggris aku hanya fokus pada Pep di Manchester City, lalu Pep juga fokus padaku di MU, maka klub lain justru yang akan memenangkan gelar juara," kata Mourinho.

Perseteruan pribadi antara Pep Guardiola dan Jose Mourinho memanas saat Mourinho ramai diberitakan berusaha mencolok mata asisten Pep saat itu, Tito Vilanova pada pertandingan Piala Super Spanyol 2011.

Bekas manajer Real Madrid dan Chelsea itu ditunjuk sebagai manajer baru Manchester United pada pertengahan Mei lalu. Sedangkan, Pep Guardiola ditunjuk sebagai manajer baru Manchester City pada Februari 2016.

"Coba lihat di Bundesliga... dalam lima tahun terakhir, klub yang sama menjuarai gelar liga sebanyak empat kali. Begitu juga di Prancis, klub yang sama memenangkan gelar juara empat kali. Di Spanyol, Atletico menang sekali, dan Barcelona menang tiga kali. Di Inggris, ada empat klub berbeda dalam empat tahun terakhir," kata Mourinho.

"Itu menggambarkan banyak tentang bagaimana kompetisi. Faktanya memang, Liga Inggris memang punya nilai hak siar televisi terbesar, dan keuntungan hak siar itu dibagi dengan cara yang lebih baik. Liga bisa berkembang lebih kompetitif. Sedangkan di liga-liga lainnya, hiu tetap menjadi hiu," tambah Mourinho. 

Mourinho dan Guardiola akan saling berhadapan bersama klub baru mereka dalam pertandingan persahabatan di Beijing, Tiongkok, 25 Juli mendatang. Pertandingan itu merupakan rangkaian pemanasan jelang musim liga mendatang dengan tajuk International Champions Cup. (Reuters/BBC/Guardian)

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.