Share This

Tim Transisi PSSI: Piala Kemerdekaan Masih Finalisasi

Rencananya digelar Agustus mendatang.

BERITA , OLAHRAGA

Kamis, 18 Jun 2015 06:58 WIB

Zuhairi Misrawi, anggota tim transisi PSSI.

Zuhairi Misrawi, anggota tim transisi PSSI.

KBR, Jakarta - Tim Transisi PSSI bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga hingga kini masih memroses kompetisi sepakbola Piala Kemerdekaan. Ajang ini kemungkinan digelar Agustus mendatang untuk mengisi kekosongan kompetisi di tanah air pasca pembekuan PSSI oleh Kemenpora dan sanksi FIFA. 

Anggota Tim Transisi PSSI, Zuhairi Misrawi mengatakan, perangkat pertandingan, klub peserta dan stadion masih difinalisasi. 

"Sedang difinalisasi, nanti kami sampaikan kepada masyarakat. Ya tidak bisa kami sampaikan karena memang belum menjadi sesuatu yang fix, klubnya, perangkat pertandingannya, stadionnya. Itu kan pertandingan yang cukup banyak, ada 60 pertandingan," kata Zuhairi, Rabu (17/6/2015). 

"Kami sedang berdiskusi karena kami butuh event, butuh usaha, pertandingan itu kan butuh merampungkan segala sesuatu yang terkait dengan pertandingan."

Kemenpora membekukan PSSI dan melarang penyelenggaraan Liga Super Indonesia (LSI) 2015. Kisruh Kemenpora dan PSSI ini pun berujung pembekuan PSSI oleh induk sepakbola dunia FIFA. FIFA menganggap PSSI melanggar statuta pasal 13 dan 17 Statuta FIFA, soal intervensi pihak ketiga, dalam hal ini Pemerintah terhadap sepakbola. 


Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.