Share This

Tiga Tunggal Kalah, Indonesia Runner-up Piala Thomas

Perebutan gelar juara antara Indonesia dengan Denmark berlangsung sengit.

BERITA , OLAHRAGA

Minggu, 22 Mei 2016 17:16 WIB

Tommy Sugiarto mengepel lapangan menggunakan handuknya saat melawan pebulu tangkis Denmark Viktor Axelsen pada pertandingan final Piala Thomas 2016 di Kunshan Sport Center Gymnasium, Tiongkok, Minggu

KBR - Tim Piala Thomas Indonesia harus mengakui keunggulan tim beregu Denmark, usai Ihsan Maulana Mustofa kalah 2 gim dari Vittinghus. Pemain Denmark itu tampil mendekati sempurna sehingga Ihsan kalah 15-21 dan 7-21 dalam waktu relatif cepat, 40 menit.

Perebutan gelar juara antara Indonesia dengan Denmark berlangsung sengit. Meski sempat tertinggal lebih dulu dari Denmark, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui pasangan ganda Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan yang turun pada partai kedua dan Ricky Karanda Suwardi/Angga Pratama pada partai keempat.

Sementara tunggal pertama Tommy Sugiarto dan tunggal kedua Anthony Sinisuka Ginting sudah terlebih dahulu kalah dari tunggal Denmark yaitu Viktor Axelsen dan Jan O Joergensen.

Kalahnya 3 pemain tunggal Indonesia ini memupus target juara Piala Thomas 2016 yang digadang dari awal oleh Indonesia. Sementara bagi Denmark, kemenangan ini menjadi tonggak baru dalam Piala Thomas. Sebab, pada 1996 kala itu Denmark dipukul telak oleh Indonesia dengan skor 5-0. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.