Share This

Sempat Molor, Ratusan Atlet Balikpapan Akhirnya Terima Bonus

Bonus diberikan untuk memacu semangat para atlet untuk meningkatkan prestasi, khususnya persiapan menuju Pra-PON 2015 Jawa Barat.

BERITA , NUSANTARA , OLAHRAGA

Rabu, 27 Mei 2015 16:58 WIB

Ilustrasi atlit perenang. Foto: Antara

Ilustrasi atlit perenang. Foto: Antara

KBR, Balikpapan- Pemerintah Kota Balikpapan akhirnya mencairkan bonus atlet yang tampil pada Pekan Olahraga Provisi Kalimantan Timur 2014. Bonus atlet itu sudah mulai dibagikan sejak Selasa (26/5/2015) kemarin.

Sekretaris Umum KONI Kota Balikpapan Rendra Rachman mengatakan, ada sekitar 600 atlet dari berbagai cabang olahraga yang menerima bonus sebesar Rp 2 juta.

Menurutnya, bonus tersebut diberikan untuk memacu semangat para atlet untuk meningkatkan prestasi, khususnya persiapan menuju Pra-PON 2015 Jawa Barat.

Pembagian dilakukan secara bertahap dalam beberapa hari, mengingat jumlah atlet yang menerima bonus pembinaan tersebut cukup banyak.

“Nah inilah makanya bonus ini kita berikan untuk memotivasi mereka agar mereka semakin giat berlatih mempertajam prestasi. Dan ini sudah menjadi komitmen KONI Balikpapan dfan Pemerintah Kota Balikpapan memberikan reward semacam penghargaan kepada mereka yang sudah berhasil di Pekan Olahraga Provinsi,” kata Rendra Rachman, Rabu (27/5/2015).

Sebelumnya KONI dan Pemerintah Kota Balikpapan sudah menjanjikan bonus atlet akan diberikan bertepatan HUT Kota ke 118 pada 18 Februari lalu, namun tidak jadi dilakukan karena SK dari KONI Provinsi Kalimantan Timur belum turun.

KONI dan Pemerintah Kota Balikpapan kemudian menjanjikan bonus cair paling lama akhir April, namun kembali tertunda. Anggaran bonus tersebut nilainya Rp 4,7 miliar yang dialokasikan dalam APBD Kota 2015.

Editor: Malika

 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.