Share This

Duo Andrea Bikin Bos Ducati Pusing

Pasca keputusan Jorge Lorenzo bergabung dengan Ducati musim depan, tim tersebut harus mendepak salah satu pebalapnya.

BERITA , OLAHRAGA

Kamis, 21 Apr 2016 11:27 WIB

ilustrasi Moto GP. Antara Foto

KBR - Bos Tim Ducati di Moto GP, Claudio Domenicali mengaku kesulitan untuk memilih siapa pebalap yang akan tinggal dan pergi. Saat ini, pabrikan asal Italia itu memiliki Andrea Ianone dan Andrea Dovizioso. Pasca keputusan Jorge Lorenzo bergabung dengan Ducati musim depan, tim tersebut harus mendepak salah satu pebalapnya.

Baik Ianone dan Dovi sama-sama baru mencicipi satu kali podium, Dovi di posisi dua dan Iannone di urutan tiga. Jika berkaca pada raihan musim kemarin, Dovizioso punya hasil lebih baik dengan lima kali naik podium berbanding tiga punya Iannone. Meski begitu, Iannone menawarkan potensi jangka panjang lebih besar karena baru berusia 26 tahun sementara Dovizioso empat tahun lebih tua.

"Saya rasa kedua Andrea punya kesempatan yang bagus. Keduanya terbukti kompetitif, jadi ini akan jadi sebuah pilihan yang rumit yang akan memberikan kami sejumlah rasa penyesalan," kata Domenicali seperti dikutip Motorsport.

Ia melanjutkan, "saya rasa itu akan jadi sebuah proses yang cukup transparan. Normalnya Gigi (Luigi Dall'Igna - manajer tim) dan anak-anak dari departemen balap melakukan evaluasi menyeluruh," tambahnya.

Hasrat untuk kembali memenangi kejuaraan dunia membuat Ducati meminang Jorge Lorenzo. Titel 2007 bersama Casey Stoner sejauh ini masih jadi satu-satunya raihan mereka dalam 13 musim yang telah berjalan di MotoGP. (Motorsport)

Editor: Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.