Share This

Gilliani Jelaskan Penyebab Kerugian Milan

Petinggi AC Milan Adriano Galliani menjelaskan pembelaannya terkait kondisi keuangan klub yang baru saja mengumumkan kerugian sebesar 91,3 juta euro atau sekitar 1,2 triliun sepanjang 2014.

BERITA , OLAHRAGA

Rabu, 29 Apr 2015 12:52 WIB

Author

Nurika Manan

Gilliani Jelaskan Penyebab Kerugian Milan

KBR - Petinggi AC Milan Adriano Galliani menjelaskan pembelaannya terkait kondisi keuangan klub yang baru saja mengumumkan kerugian sebesar 91,3 juta euro atau sekitar 1,2 triliun sepanjang 2014. 

Menurutnya, defisit keuangan itu hal normal karena Milan tengah beradaptasi dengan minimnya pemasukan. Sebelumnya, Milan gagal mendapat pemasukan reguler yang cukup besar dari Liga Champions setelah mengalami periode suram di musim lalu, dengan hanya menempati peringkat delapan klasemen. 

Klub ini diketahui juga memecat Massimiliano Allegri dan Clarence Seedorf. Fininvest, perusahaan induk finansial milik Silvio Berlusconi yang menguasai sebagian besar saham Milan, pada akhirnya memutuskan untuk mengganti kerugian tersebut. Galliani pun memuji langkah yang dilakukan Berlusconi meski Milan saat ini tengah terpuruk di dalam dan luar lapangan.

Editor: Antonius Eko 

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.