Share This

Tak Punya Kandang, Persiba Balikpapan Sewa Stadion Malang Rp12 Juta per Pertandingan

Stadion Gajayana selama ini merupakan kandang dari klub Persema Malang, yang bermain di Divisi Dua atau Liga 2.

BERITA , OLAHRAGA

Jumat, 31 Mar 2017 18:30 WIB

Stadion Gajayana di Kota Malang, Jawa Timur. (Foto: mediacenter.malangkota.go.id/Publik Domain)


KBR, Balikpapan – Klub sepakbola Persiba Balikpapan, Kalimantan Timur, dipastikan akan menjadi tim musafir pada kompetisi sepakbola musim ini. Stadion Parikesit yang selama ini menjadi kandang tim kebanggaan masyarakat Kota Balikpapan itu akan segera dibongkar Pertamina dalam waktu dekat.

Manajer Persiba Balikpapan Bambang Suhendro mengatakan mereka terpaksa akan menyewa Stadion Gajayana Malang sebagai homebase untuk tampil dalam kompetisi Liga 1, yang akan bergulir mulai 15 April 2017 mendatang.

Stadion Gajayana selama ini merupakan kandang dari klub Persema Malang, yang bermain di Divisi Dua atau Liga 2.

Bambang mengatakan harga sewa Stadion Gajayana sebesar sebesar Rp12 juta per pertandingan. Namun jika pertandingan digelar malam hari, ada tambahan biaya Rp2 juta per jam.

Sedangkan untuk lapangan latihan, manajemen Persiba harus mengeluarkan kocek lagi untuk menyewa lapangan lain.

"Kemarin saya sudah menghadap Pemerintah Kabupaten Batu Malang, kalau sewa per pertandingan dia mau. Jadi Rp12 juta per pertandingan kalau sore hari, dan kalau malam tambah biaya lampu per jamnya Rp2 juta. Kalau latihan di luar Stadion Gajayana, kita sewa juga per dua jam Rp400 ribu," kata Bambang Suhendro, Jumat (31/3/2017).

Bambang menambahkan, Persiba akan menggunakan Stadion Gajayana Malang sampai Stadion Batakan di Balikpapan rampung dikerjakan. Saat ini pembangunan stadion berkapasitas 45 ribu penonton itu masih dalam proses pengerjaan.

Meski begitu, proyek pembangunan stadion senilai Rp1,3 triliun itu terancam molor karena Pemerintah Kota Balikpapan kesulitan untuk mencari dana tambahan Rp30 miliar untuk pembangunan jalan masuk menuju stadion.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.