Share This

Van Gaal: Liverpool Layak Menang

Meski kalah, pelatih asal Belanda ini memuji atmosfir riuh yang diciptakan fans The Reds.

, OLAHRAGA

Jumat, 11 Mar 2016 09:20 WIB

Penyerang Manchester United, Wayne Rooney

KBR - Manajer Manchester United, Louis van Gaal mengakui timnya layak kalah 2-0 dari Liverpool pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Anfield, Jumat (11/3) dini hari tadi. "Liverpool layak menang, tapi bagaimana mereka mencetak gol itu terlalu murah," ujarnya.

The Red Devils dikejutkan dengan keunggulan tuan rumah pada menit ke-20 lewat tendangan penalti Daniel Sturridge. Penalti ini terjadi setelah Memphis Depay melanggar Nathaniel Clyne di kotak terlarang. Roberto Firmino menggandakan keunggulan di babak kedua, tepatnya pada menit ke-73.

Van Gaal mengklaim dua gol Liverpool berawal dari keputusan wasit yang tidak tepat. "Mereka mencetak gol murah lagi karena Firmino sudah dalam posisi off-side dan itu sulit. Kalah 2-0 adalah hasil yang sulit buat kami, tapi kami harus menciptakan atmosfir seperti itu pada pekan depan."

Meski begitu, pelatih asal Belanda ini memuji atmosfir riuh yang diciptakan fans The Reds. "Saya harus katakan Liverpool menciptakan atmosfir yang fantastis. Mereka bermain sangat bagus di babak pertama dan kami tidak bisa menghadapi tekanan," ujar van Gaal.

United akan menjamu Liverpool di Old Trafford pada pekan depan. (Goal) 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.