Lakukan Olah TKP, Dua Polisi Ditembak Terduga Kelompok Teroris di Parigi

"Iya kontak tembak, sehingga ada dua anggota yang luka gitu aja. Karena pertamanya menemukan potongan kepala sehingga dilaksanakan olah TKP. Saat melaksanakan olah TKP di sana diserang, gitu aj"

BERITA | NUSANTARA

Senin, 31 Des 2018 14:15 WIB

Author

Dwi Reinjani

Lakukan Olah TKP, Dua Polisi Ditembak Terduga Kelompok Teroris di Parigi

Ilustrasi penembakan. (Foto: Antara)

KBR,Jakarta - Dua anggota polisi, Bripka Baso dan Andrew ditembak terduga kelompok teroris di Dusun Salubose, Parigi Moutong saat melakukan olah tempat kejadian perkara penemuan korban mutilasi.

Keduanya diserang dengan 4 kali tembakan. Bripda Baso denga luka tembak di bahu dan bokong kiri, sementara Bripka Andrew tertembak di punggung kiri atas dan punggung kanan.

Juru bicara Polda Sulawesi Tengah, Hery Marwoto membenarkan, adanya penyerangan kepada dua anggotanya. Penyerangan dilakukan pada saat anggota berhenti dan turun dari motor, untuk membersihkan ranting yang menghalangi jalan mereka di TKP penemuan potongan tubuh manusia.

Saat itu tim diserang dan setelah 30 menit kontak senjata antara anggota dan pelaku barulah korban tembak bisa dievakuasi dan melakukan pengejaran.

Polisi menduga pelaku berasal dari kelompok Majelis Indonesia Timur (MIT).

"Iya kontak tembak, sehingga ada dua anggota yang luka gitu aja. Karena pertamanya menemukan potongan kepala sehingga dilaksanakan olah TKP. Saat melaksanakan olah TKP di sana, disanggong (diserang), gitu aja. (pelakunya diduga?) sementara masih diduga kelompok DPO MIT Poso, masih diduga, masih ditelusuri," ujar Hery, saat dihubungi KBR, Senin (31/12/2018).

Ditambahkannya, kepolisian kemudian menangani anggota yang terluka dan menurunkan personel untuk mengejar pelaku yang lari ke arah pegunungan. Kedua Polisi yang terkena tembakan dibawa ke puskesmas Sausu untuk mendapat pertolongan pertama. 

Baca juga:


Editor: Kurniati

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Koalisi Gemuk Pemerintah Dinilai Ancam Demokrasi