Pengungsi Gempa Maluku 95 Ribu Orang, Presiden Kirim Bantuan 2 Ribu Paket

Masing-masing paket berisi beras 5 kg, satu dos teh, gula 1 kg, air kemasan, serta biskuit.

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 03 Okt 2019 16:31 WIB

Author

Adi Ahdiat

Pengungsi Gempa Maluku 95 Ribu Orang, Presiden Kirim Bantuan 2 Ribu Paket

Pengungsi korban gempa membuat tenda darurat di Pulau Haruku, Maluku, Selasa (1/10/2019). (Foto: ANTARA/Baronda)

KBR, Jakarta- Gempa yang melanda sejumlah wilayah Provinsi Maluku pekan lalu (26/9/2019) mengakibatkan ribuan rumah rusak, hingga puluhan ribu orang terpaksa mengungsi.

Menurut laporan Pelaksana tugas (Plt) Asisten II Setda Maluku Frona Koedoeboen, sampai saat ini ada 95.256 orang pengungsi.

"Terdiri dari Kota Ambon 2.940 jiwa, Kabupaten Maluku Tengah 50.250 jiwa, dan 42.066 jiwa di Kabupaten Seram Bagian Barat," papar Frona kepada Antara, Kamis (3/10/2019).

Berdasar laporan Frona, kerusakan rumah akibat gempa paling banyak terjadi di Maluku Tengah. Totalnya mencapai sekitar 4.800 unit dengan tingkat kerusakan bervariasi.

Sementara rumah yang rusak di Kota Ambon ada sekitar 530 unit, dan di Seram Bagian Barat ada sekitar 1.000 unit.

Gempa 6,8 SR yang melanda sejumlah wilayah Maluku juga merusak fasilitas pendidikan, gereja, masjid, kantor pemerintahan, serta bangunan pertokoan. 

Menurut Frona, sampai Kamis (3/10/2019) masih ada ratusan kali gempa susulan. "Kami menangani dampak gempa yang hingga Kamis siang tercatat 951 susulan itu melalui seksi kesehatan, logistik, pengungsi dan perlindungan, pendidikan, sarana prasana dan ekonomi," kata Frona.


Dua Ribu Paket Bantuan Presiden

Menurut Kepala BPBD Provinsi Maluku Farida Salampessy, Presiden Jokowi telah mengirimkan bantuan ke wilayah-wilayah terdampak gempa.

"Bantuan Presiden Jokowi tiba di Ambon pada Selasa (1/10/2019) dan langsung didistribusikan kepada warga yang berhak menerima," kata Farida, seperti dilansir Antara, Rabu (2/10/2019).

Farida menyebut, bantuan Presiden itu totalnya berjumlah 2.000 paket. Masing-masing paket berisi beras 5 kg, satu dus teh, gula 1 kg, air kemasan, serta biskuit.

"Sebanyak 750 paket didistribusikan untuk korban gempa di kabupaten Maluku Tengah, sedangkan masing-masing 500 paket di Kota Ambon dan Seram Bagian Barat, sedangkan 250 paket sisanya disimpan BPBD Provinsi Maluku sebagai stok," jelas Farida.

Ia mengungkapkan, BPBD juga masih melakukan koordinasi terkait alat transportasi dan bantuan tenaga untuk menyalurkan bantuan Presiden ke wilayah Seram Bagian Barat.

 

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Perempuan dan Anak Korban Kekerasan Keluarkan Biaya Sendiri untuk Visum