Pemkot Balikpapan Maksimalkan Pelayanan ke Pengungsi Gempa dan Tsunami Sulteng

"Setiap harinya ada ratusan pengungsi yang dievakuasi ke Kota Balikpapan melalui jalur laut maupun udara"

BERITA , NUSANTARA

Selasa, 09 Okt 2018 15:26 WIB

Author

Teddy Rumengan

Pemkot Balikpapan Maksimalkan Pelayanan ke Pengungsi Gempa dan Tsunami Sulteng

Korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah yang akan diberangkatkan ke Kota Balikpapan yang ditunjuk sebagai tempat penampungan sementara. (Foto: Antara)

KBR, Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur akan memberikan pelayanan terbaik bagi pengungsi korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Menurut Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, setiap harinya ada ratusan pengungsi yang dievakuasi ke Kota Balikpapan melalui jalur laut maupun udara.

Arus pengungsi tersebut terjadi sehari pascagempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

Rizal Effendi mengatakan, pengungsi ini diberikan tempat tinggal sementara, makanan dan peralatan kebutuhan dan pendampingan psikologis sebelum pulang atau dikembalikan ke keluarganya masing-masing.

Ia melanjutkan, untuk biaya makanan maupun peralatan kebutuhan diambil dari sumbangan masyarakat yang nilainya mencapai Rp1 miliar dan alokasi dari APBD Perubahan Kota Balikpapan 2018 sebesar Rp1 miliar.

Dalam memberikan pelayanan terhadap pengungi, Pemerintah Kota Balikpapan dibantu sejumlah instansi di antaranya, Lanud Balikpapan, Lanal Balikpapan, PT. Angkasa Pura I, kepolisian, Pelindo maupun Kantor Bea dan Cukai Balikpapan.

"Yang melalui jalur udara kan dikoordinir oleh Lanud, tapi kita terlibat men-support dan yang di laut bekerja sama dengan Lanal dan Pelindo. Pokoknya pelayanannya pengungsinya jangan sampai terkatung-katung di Balikpapan dan berusaha memaksimalkan pelayanan. Sejauh ini kan  tidak ada pengungsi yang menetap di Balikpapan, semuanya hanya persinggahan atau transit," katanya di Balikpapan, Selasa (9/10/2018).

Sebagai daerah terdekat, pemerintah pusat menetapkan Kota Balikpapan sebagai tempat untuk penanganan pengungsi maupun menjadi pusat penerimaan bantuan internasional. 

Sebanyak 18 negara telah memberikan bantuannya untuk penanganan korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Editor: Kurniati
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.