Pemkot Banda Aceh Hukum Cambuk Warga Pendatang di Taman Wisata

"Jadi selain di masjid ya nggak masalah. Ini kan di muka umum juga. Cambuk di sini (Taman Bustanussalatin) lebih di depan umum lagi."

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 19 Sep 2019 14:52 WIB

Author

Alfath Asmunda

Pemkot Banda Aceh Hukum Cambuk Warga Pendatang di Taman Wisata

Pemkot Banda Aceh menggelar hukum cambuk di Taman Bustanussalatin, taman wisata di Banda Aceh, Kamis (19/9/2019). (Foto: KBR/Alfath Asmunda)

KBR, Banda Aceh - Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh melaksanakan hukum cambuk di Taman Bustanussalatin, salah satu taman wisata di Banda Aceh, Kamis (19/9/2019).

Ini adalah hukum cambuk pertama yang digelar di taman wisata. Biasanya hukum cambuk hanya dilakukan di halaman depan masjid di gampong atau desa-desa di Banda Aceh. 

Menurut Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, hal ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Tidak ada yang bertentangan. Ini (hukum cambuk) di depan umum begini sudah diatur di dalam qanun," jelas Aminullah, Kamis (19/9/2019).

"Jadi selain di masjid ya nggak masalah. Ini kan di muka umum juga. Cambuk di sini (Taman Bustanussalatin) lebih di depan umum lagi," lanjutnya.

Hukum cambuk kali ini dijatuhkan untuk tiga pasangan yang tertangkap melanggar qanun No. 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Banda Aceh, dua pasangan di antaranya ditangkap di hotel. Sedangkan satu pasangan ditangkap di sebuah rumah makan. Mereka  dicambuk sebanyak 20-22 kali.

"Tidak ada satu pun warga Banda Aceh yang dihukum cambuk hari ini. Semuanya itu dari luar daerah Banda Aceh," katanya.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Geliat Feminis Membangun Demokrasi

Geliat Feminis Membangun Demokrasi

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13