Share This

Pilgub Jatim: La Nyalla Tunggu Putusan Prabowo, PPP Menimbang Khofifah-Ipul

Sejauh ini La Nyalla sudah mengambil formulir pendaftaran calon gubernur lewat Partai Demokrat Jawa Timur.

BERITA , NUSANTARA

Senin, 24 Jul 2017 16:25 WIB

Ketua KADIN Jawa Timur La Nyalla Mattalitti, Minggu (23/7/2017). (Foto: KBR/Friska Kalia)

KBR, Bondowoso – La Nyalla Mattalitti menyatakan siap maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 2018 mendatang.

Kesiapan ini disampaikan La Nyalla saat menghadiri Halal Bihalal dan Silaturahmi Nasional di Bondowoso, Jawa Timur, Minggu (23/7/2017) malam.

Meski menyatakan siap maju, La Nyalla menyerahkan keputusan final kepada Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra. Partai Gerindra Jawa Timur sebelumnya menyatakan akan mengusung La Nyalla pada pemilihan gubernur 2018.

La Nyalla menolak mengatakan siapa sosok yang digadang menjadi pendampingnya dalam Pilgub Jatim 2018.

"Saya sangat siap, soal lain–lain, tanya pak Prabowo saja ya," kata La Nyalla, Minggu (23/7/2017).

Sejauh ini La Nyalla sudah mengambil formulir pendaftaran calon gubernur lewat Partai Demokrat Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang juga hadir dalam acara yang sama enggan berkomentar soal Pilkada Jatim.

Dalam beberapa survey yang dirilis berbagai lembaga, nama La Nyalla masuk dalam jajaran tokoh yang diprediksi bisa menduduki kursi Jatim 1 bersama Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa.

Saat ini hanya Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang sudah dipastikan maju dengan dukungan dari PKB.

PPP

Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy menjajaki kemungkinan untuk mendukung salah satu dari dua nama yang muncul sebagai kandidat terkuat dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018 mendatang.

"Menurut survei, sudah mengerucut ke dua orang untuk calon gubernur yaitu Khofifah dan Gus Ipul," kata Romy usai menghadiri acara halal bihalal dan silaturahmi dengan kader PPP di pendapa Wakil Bupati Bondowoso, Minggu (23/7/2017) kemarin.

Romy mengatakan sejauh ini PPP sudah mengetahui rekam jejak dari kedua kandidat. Apalagi sebelumnya PPP pernah mengusung Khofifah pada Pilgub 2008 dan Gus Ipul sebagai Wakil Gubernur pada Pilgub 2013 silam.

Romy juga mengusulkan satu nama untuk mengisi kursi Wakil Gubernur yakni Musyafak Noer. Pilihan tersebut diambil PPP berdasarkan berbagai survey yang menempatkan Musyafak Noer masuk dalam empat besar calon yang berpotensi menjadi Wagub.

Musyafak Noer merupakan Ketua DPW PPP Jawa Timur.

"Kami meyakini beliau figur yang cocok sebagai calon wakil gubernur ke depan," kata Rommahurmuzy.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.