Share This

Dewan Kesenian Semarang Cari Jalan Agar Bisa Gelar Diskusi Sastra Enny Arrow

"Keputusannya tergantung hasil dialog dengan Kapolda. Kalau Kapolda mengijinkan tapi dipindah lokasinya, kita akan pindahkan," kata Agung Hima.

BERITA , NUSANTARA

Selasa, 25 Jul 2017 22:15 WIB

Author

Widia Primastika

Dewan Kesenian Semarang Cari Jalan Agar Bisa Gelar Diskusi Sastra Enny Arrow

Ilustrasi. (Foto: wikipedia)

KBR, Semarang - Dewan Kesenian Semarang (Dekase) tetap berusaha untuk bisa menggelar diskusi sastra erotika karya-karya Enny Arrow, setelah diskusi itu batal digelar pada Selasa (25/7/2017) hari ini.

Ketua Komite Sastra Dekase, Agung Hima mengatakan diskusi sastra Enny Arrow ditunda sampai ada kesepakatan dengan Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Agung mengatakan telah meminta bertemu dengan Kapolda Jawa Tengah Condro Kirono.

"Keputusannya tergantung hasil dialog dengan Kapolda. Kalau Kapolda mengijinkan tapi dipindah lokasinya, kita akan pindahkan," kata Agung kepada KBR, di Taman Budaya Raden Saleh, Semarang, Selasa (25/7/2017).

Agung Hima belum mengetahui kapan perwakilan Dewan Kesenian bisa bertemu Kapolda untuk membahas masalah itu.

Agung menambahkan Komite Sastra akan terus memperjuangkan bisa menggelar diskusi karya Enny Arrow. Ia menganggap diskusi yang seharusnya dilaksanakan pada Selasa malam ini tidak mengandung unsur pornografi, melainkan murni membahas novel Enny Arrow dari sudut pandang sastra.

Selain itu, kata Agung, penyelenggara juga membuka diri kepada komunitas-komunitas literasi yang bersedia  memfasilitasi adanya diskusi tersebut agar tetap berjalan.

Diskusi sastra erotika karya Enny Arrow yang dijadwalkan digelar pada Selasa (25/7/2017) pukul 19.00 WIB di Suraukami Kota Semarang ditunda. Penundaan atas permintaan Polda Jateng dengan alasan berpotensi menimbulkan kegaduhan.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.