Buntut Rusuh Rutan Sigli, Tiga Sipir Diperiksa Intensif

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman mengatakan, ketiga sipir diperiksa oleh Tim, dan bila terbukti bersalah, pasti dikenakan sanksi tegas.

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 06 Jun 2019 12:34 WIB

Author

Erwin Jalaludin

Buntut Rusuh Rutan Sigli, Tiga Sipir Diperiksa Intensif

Anggota Polisi berjaga di depan Rumah Tahanan Kelas IIB Sigli usai terjadinya kerusuhan di Aceh, Senin (3/6/2019). Sejumlah napi diduga membakar sejumlah ruangan di rutan karena ada petugas rutan yang mengambil barang milik napi. (Foto: ANTARA)

KBR, Aceh - Tiga sipir Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Sigli di Kabupaten Pidie, Aceh, diperiksa secara marathon oleh Tim Keamanan dan Ketertiban Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Pemeriksaan dilakukan pascarusuh para narapidana, yang berakibat terbakarnya Rutan, pada Senin (3/6/2019) lalu.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman mengatakan, ketiga sipir diperiksa oleh Tim, dan bila terbukti bersalah, pasti dikenakan sanksi tegas.

"Tentunya mereka untuk kegiatan pemeriksaan terlebih dahulu, karena setiap kegiatan tidak terlepas dari tanggung jawab dan tugasnya. Dan, itu juga bagian dari tuntutan warga binaan sejauh mana kesalahan KPR beserta stafnya kan begitu," katanya kepada KBR, Kamis (6/6/2019).

Meurah menambahkan, ketiga sipir Rutan Sigli yang diperiksa adalah Kepala Pengamanan Razali, Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Mukhtaruddin, dan staf Penjagaan Ridwan. 

Berangsur Pulih

Saat ini, kondisi Rutan Negara Kelas IIB Sigli berangsur kondusif pascakebakaran. Petugas terus membersihkan sejumlah puing-puing yang terbakar.

"Syukur Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah kondusif," kata Meurah seperti dikutip Antara.

Sejumlah perbaikan akan dilakukan, misalnya pintu pengamanan dan lainnya. "Sekarang petugas masih fokus membersikan puing-puing yang terbakar, dan dalam waktu dekat ini akan kita perbaiki sejumlah fasilitas," ucap dia.

Dampak dari terbakarnya Rutan Negara Kelas IIB Sigli pada, Senin (3/4) sekira pukul 11.30 WIB, Ruang Kepala Pengamanan Rutan (KPR), gedung utama, dan pintu pos jaga tiga rusak total. Api berhasil dipadamkan pada pukul 14.40 WIB.

Lebihi Kapasitas

Meurah Budiman juga menyebutkan, Rutan Negara Kelas IIB Sigli melebihi kapasitas maksimal, yakni 120 orang dan sekarang dihuni 466 orang.

"Tidak ada warga binaan yang melarikan diri. Satu orang sedang dirawat di rumah sakit karena jarinya terluka, dan 465 warga binaan lainnya dalam kondisi aman di dalam Rutan," ungkap Budiman.

Sejumlah petugas Rutan dibantu Tim BPBD Pidie dan personil Kepolisian, Brimob Polda Aceh serta anggota TNI dari Kodim 0102/ Pidie terpantau terus membersihkan puing-puing sisa kebakaran tersebut.

Kapolres Pidie, Andy Nugraha Setiawan Siregar dilokasi menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan pengamanan area Rutan sampai kondisinya benar-benar aman.

"Seperti yang terlihat kondisi sekarang sudah aman dan Kepolisian dibantu Brimob Polda Aceh dan Anggota Kodim 0102/Pidie terus melakuakan pengaman sampai kondisinya normal," kata Kapolres Pidie didampingi Kodim 0102/Pidie ARM Wagino.

Editor: Fadli Gaper 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Pemerintah akan Evaluasi Peningkatan Serapan Anggaran

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17