Erupsi Gunung Agung, 10 Penerbangan di Lombok Dibatalkan

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 29 Jun 2018 15:00 WIB

Author

Zaenudin Syafari

Erupsi Gunung Agung, 10 Penerbangan  di Lombok Dibatalkan

Cahaya magma dalam kawah Gunung Agung terpantul pada abu vulkanis ketika diabadikan dari Desa Datah, Karangasem, Bali, Jumat (29/6). (Foto: Antara)

KBR, Mataram-  Penutupan sementara Bandara Ngurah Rai Bali akibat erupsi Gunung Agung menyebabkan 10 penerbangan dari dan menuju   Lombok International Airport (LIA)  ditunda.  General Manager PT Angkasa Pura I LIA,  I Gusti Ngurah Ardita,    merincikan  penerbangan yang dibatalkan itu adalah 7 dari Lombok ke Bali dan 3 di antaranya tujuan Bali ke Lombok. Sementara dari Lombok ke bandara lainnya masih tetap normal.

Ardita melanjutkan, penerbangan yang terdampak adalah maskapai Garuda, Wings Air dan Lion Air. Sementara jumlah penumpang sebanyak 877 untuk keberangkatan dan 745 penumpang untuk kedatangan. Pembatalan penerbangan ini akan berlangsung sampai bandara Ngurah Rai beroperasi kembali.

"Penerbangan yang menuju Bali dari Lombok dan dari Bali ke Lombok itu dicancel hari ini. Dari Bali memang  close sampai jam 7 malam.  Siang ini kan dievaluasi kembali kondisinya. Untuk dari Lombok ke Bali itu ada 7 penerbangan yang dicancel. Kalau dari Bali ke Lombok itu sampai siang ini ada 3 penerbangan," kata Ngurah Ardita, Jumat ( 29/6)


Kondisi di bandara Lombok setelah keputusan pembatalan penerbangan di Bali tidak terjadi penumpukan penumpang. Masing-masing maskapai penerbangan sudah menginformasikan perihal kondisi tersebut kepada calon penumpang. Penumpang yang membatalkan penerbangan mendapat pengembalian uang tiket.  Kemudian,  ada juga yang penjadwalan ulang ke penerbangan selanjutnya dan ada juga yang memilih melalui jalur daerah lain.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme