Share This

PT KAI Siapkan AMUS Antisipasi Banjir dan Longsor

Ada 18 titik rawan banjir dan tanah longsor di wilayah Pasuruan hingga Banyuwangi.

BERITA , NUSANTARA

Minggu, 11 Jun 2017 18:21 WIB

Author

Hermawan Arifianto

PT KAI Siapkan AMUS Antisipasi Banjir dan Longsor

Ilustrasi. Foto: Muji Lestari/KBR

KBR, Banyuwangi- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 9 Jember, Jawa Timur menyiagakan  alat material untuk siaga (AMUS) di titik rawan longsor dan banjir menjelang Lebaran 2017.

Juru bicara PT KAI Daop 9 Jember, Lukman Arif mengatakan, AMUS ditempatkan di beberapa stasiun yang tersebar dari Pasuruan hingga Banyuwangi. Menurutnya, ada 18 titik rawan banjir dan tanah longsor.

“Kami telah menyiagakan khususnya gangguan dari bencana alam dan kami sudah menyiapkan material untuk siaga atau AMUS di 6 stasiun  diwilayah Daop 9. Antara lain  Pasuruan, Probolinggo, Tanggul, Jember, Rogojampi dan Banyuwangi. Selian itu juga pada dearah-daerah yang kami anggap titik-tik rawan bencana alam, kami siagakan petugas  penjaga daerah rawan. Petugas tersebut berjaga 24 jam,” kata Lukman Arif, Minggu (11/6/2017).

Lukman Arif menambahkan, PT KAI juga bekerjasama  dengan instansi terkait selama angkutan lebaran ini dalam pengamanan perlintasan sebidang. Antara lain pemerintah kabupaten dan aparat keamanan.

PT KAI telah menetapkan masa angkutan Lebaran tahun ini selama 22 hari. Yaitu massa sebelum lebaran selama 10 hari, masa lebaran 2 hari, dan  masa setelah lebaran 10 hari.


Editor: Sasmito

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.