Ribuan Nelayan Kecil Belum Tersentuh Bansos Covid-19

Nelayan yang mendapat bantuan baru sekitar 5.000 orang. Padahal, jumlah nelayan anggota HNSI Cilacap yang memiliki kartu anggota berjumlah sekitar 20 ribu orang.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 20 Mei 2020 19:28 WIB

Author

Muhamad Ridlo Susanto

Ribuan Nelayan Kecil Belum Tersentuh Bansos Covid-19

Seorang nelayan menata keranjang ikan kosong di samping kapal yang tidak melaut, di Pelabuhan Jongor Tegal, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2020). (Foto: ANTARA)

KBR, Cilacap – Ribuan nelayan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, belum tersentuh program bantuan sosial (bansos) pandemi Covid-19. Padahal, kini nelayan tengah kesusahan lantaran ikan di pasar lokal nyaris tak laku.

Hal ini diungkapkan Sarjono, Ketua Dewan Pengurus Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kabupaten Cilacap.

“Ya ada sedikit-sedikit (bantuan) melalui CSR-CSR, melalui perusahaan-perusahaan di Kabupaten Cilacap, BUMN maupun swasta. Ya untuk membantu, sedikit meringankan. Karena (nelayan) yang dibantu dengan yang nggak itu, lebih banyak yang tidak dibantu,” kata Sarjono, Rabu (20/5/2020).

Sarjono mengatakan sejauh ini nelayan yang mendapat bantuan baru sekitar 5.000 orang. Padahal, jumlah nelayan anggota HNSI Cilacap yang memiliki kartu anggota berjumlah sekitar 20 ribu orang. Dari jumlah itu 80 persennya adalah nelayan kecil.

Sarjono menegaskan bahwa nelayan sangat membutuhkan bansos. Sebab, harga ikan anjlok dan sebagian besar nelayan tidak memiliki keahlian lain selain melaut. Mereka pun kini kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dia berharap ribuan nelayan kecil di Cilacap ini bisa mendapat bansos dari pemerintah, entah itu dari Kementerian Sosial (Kemensos), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Cilacap, maupun pemerintah desa. 

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

RS di Jalur Gaza Kewalahan Tampung Pasien Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Kisah Pendamping Program Keluarga Harapan Edukasi Warga Cegah Stunting

Siapkah Sekolah Kembali Tatap Muka?

Eps8. Food Waste