Pasca-Rusuh, Puluhan Napi Penjara Langkat Masih Buron

""Kita sudah buat tim untuk melacak seluruh penjuru tadi malam. Tapi sekarang belum ada jawabannya,","

NUSANTARA

Jumat, 17 Mei 2019 10:22 WIB

Author

Anugrah Andriansyah

Pasca-Rusuh, Puluhan Napi Penjara Langkat Masih Buron

Prajurit TNI berada di dekat bangkai mobil pascakerusuhan Lapas Narkotika Kelas III Langkat, di Langkat, Sumatera Utara, Jumat (17/5/2019). (Foto: Antara)

KBR, Langkat- Sebanyak 51 narapidana Lapas Narkotika Klas III Langkat, di Sumatera Utara, saat ini masih menjadi buronan setelah berhasil kabur pascakerusuhan yang terjadi di Lapas berkapasitas 915 orang tersebut, Kamis (16/5/2019) kemarin. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sumut, Muhammad Jahari Sitepu mengatakan pada saat kerusuhan terjadi sebanyak 154 narapidana  melarikan diri.

"Jadi yang melarikan diri semalam 154 orang. Alhamdulillah ada yang ketangkap sebanyak 103 orang. Jadi sampai pagi ini yang belum terhitung (masih di luar) sebanyak 51 orang," katanya di Lapas Narkotika Klas III Langkat, Jumat (17/5/2019).

Jahari memastikan jika 51 narapidana berhasil kabur setelah Kemenkumham Sumut melakukan mendata para warga binaan di Lapas Narkotika Klas III Langkat yang berjumlah 1.634 orang.

"Tadi malam kami apel dengan warga binaan satu per satu di data, dan kondusif. Semalam total napi 1.634 orang, dan hasil apel ada 1.480 orang sudah di dalam, yang melarikan diri 154 orang," sebut Jahari.

Lanjutnya, Kemenkumham Sumut beserta jajaran dari Polres Langkat akan mencari 51 narapidana tersebut. Narapidana yang masih kabur diharapkan agar segera menyerahkan diri ke petugas.

"Kita sudah buat tim untuk melacak seluruh penjuru tadi malam. Tapi sekarang belum ada jawabannya," ucap Jahari.

Sementara, para 103 narapidana yang sempat melarikan diri namun berhasil ditangkap saat ini telah dititipkan di Rutan Tanjung Pura dan Lapas Binjai.

"103 dititip ada di Rutan Tanjung Pura, dan Lapas Binjai 43 orang. Ada yang menyerahkan diri 3 orang. Langsung keluarganya yang menyerahkan," ungkap Jahari.

Kerusuhan yang terjadi di Lapas Narkotika Klas III Langkat bermula dari sipir mendapatkan narkoba dari dalam blok narapidana. Kemudian, petugas sipir tersebut membawa salah seorang narapidana yang kedapatan menyimpan narkoba.
Diduga petugas sipir melakukan penganiayaan terhadap seorang narapidana yang kedapatan membawa narkoba. Tidak terima dengan perlakuan sipir, kemudian ratusan narapidana lain mengamuk dan merusak serta membakar infrastruktur Lapas. Atas kerusuhan tersebut, sedikitnya 3 mobil dan 13 sepeda motor dibakar narapidana.



Editor: Rony Sitanggang

 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Mendikbud Nadiem Makarim Diminta Perbaiki Mental dan Moralitas