MRAD Fasilitasi Disabilitas Mudik Idul Fitri

"Mereka difasilitasi dengan satu unit mobil akses Penyandang Disabilitas," ujar Catur Sigit Nugroho.

, BERITA , NUSANTARA

Kamis, 30 Mei 2019 14:29 WIB

Author

Sadida Hafsyah

MRAD Fasilitasi Disabilitas Mudik Idul Fitri

Fasilitas kendaraan Akses Disabilitas membuat tak lagi repot turun dan naik kendaraan untuk mudik. Tetap dapat duduk di kursi roda dalam kendaraan. (Foto: KBR/Sadida Hafsyah)

KBR, Jakarta - Advokasi Mudik Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD) menjadwalkan keberangkatan sejumlah peserta mudik tahap pertama, dengan tujuan ke Lampung dan Palembang, pada Kamis (30/05/2019) pukul 14.00 wib

Menurut Koordinator MRAD, Catur Sigit Nugroho, pada program "Aksi Peduli : Mudik Bareng Difabel" tahun ini, ada enam penyandang disabilitas, dengan dua di antaranya masih berusia anak-anak, yang diberangkatkan mudik.

"Mereka difasilitasi dengan satu unit mobil akses Penyandang Disabilitas. Mobilnya berukuran tiga perempat bus, dan memungkinkan peserta disabilitas yang mudik, tetap dapat duduk nyaman di kursi rodanya. Bahkan, untuk naik dan turun busnya itu, tidak perlu harus turun dari kursi roda lebih dulu, karena sudah ada lintasan yang bisa secara mekanik elektronik menggerakkan kursi roda mereka, masuk ke dalam bus," jelas Catur.

Selama perjalanan, mobil akses Penyandang Disabilitas akan terus didampingi oleh mobil akses Pendamping Disabilitas. Pendampingan itu hanya sampai di kawasan Pelabuhan Merak, Banten.

MRAD telah melaksanakan program "Aksi Peduli : Mudik Bareng Difabel", secara berturut-turut selama empat tahun terakhir. Pada 2019 ini, MRAD memfasilitasi hampir 200 peserta ke wilayah Jawa dan Sumatera. Mereka, terdiri dari anak-anak, penyandang disabilitas, beserta keluarga yang mendampingi. Kegiatan itu didukung sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk dalam menyediakan dua unit kendaraan bus berukuran tiga perempat, yang didesain memudahkan sekaligus membuat nyaman disabilitas yang menggunakan kursi roda.

"Bercermin dari pengalaman penyelenggaraan program dari tahun ke tahun, para pemudik disabilitas menjalani waktu tempuh yang makin baik, meski dengan beberapa catatan. Bagi para pemudik disabilitas, tingkat kenyamanan, keselamatan, kemudahan dan kemandirian menjadi tolok ukur kenyamanan mudik setiap tahunnya. Artinya, kualitas layanan disabilitas juga menjadi keramahan untuk semua," tutur Catur.

Tahap kedua pemberangkatan mudik disabilitas oleh MRAD, kata Catur, dijadwalkan pada Sabtu (01/06/2019).

Editor: Fadli Gaper

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana, Perselisihan Hasil Pemilu

10 Tahun UU Narkotika: Seperti Apa Implementasinya?

Sidang Perdana Sengketa Pemilu

Cek Fakta: Misleading Content KPU Panik

What's Up Indonesia