Ibu Kota Negara Baru, Bupati Banyuwangi Siap Jadi Kepala Badan Otorita

"Kita tunggu nanti saya juga belum dapat kabar kita tunggu kabarnya. (Tapi siap ya pak?) Siap,”

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 03 Mar 2020 11:39 WIB

Author

Hermawan Arifianto

Ibu Kota Negara Baru, Bupati Banyuwangi Siap Jadi Kepala Badan Otorita

Maket desain Nagara Rimba Nusa Ibukota baru Negara di Kementerian PUPR, Senin (23/12). (Foto: Antara)

KBR, Banyuwangi-   Bupati Banyuwangi, Jawa Timur, Abdullah Azwar Anas masuk dalam  bursa calon kepala dan wakl kepala Badan Otorita Ibu Kota Nagara yang baru di Kalimatan Timur. Anas salah satu orang yang disebut Presiden Jokowi dari empat orang yang masuk dalam kandidat.

Selain Bupati Anas, ada tiga nama lainya yaitu,  Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, Menteri Riset dan Teknologi RI, Bambang Brojonegoro dan Direktur Utama PT Wijaya Karya Tumiyana. Ketika dikonfirmasi Abdullah Azwar Anas, mengatakan  siap jika ditunjuk Presiden Jokowi menjadi bagian dari Badan Otorita Ibu kota Negara tersebut.

Anas menyerahkan sepenuhnya keputusan penunjukan kepala dan wakil kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara kepada Presiden Jokowi. Dia meminta masyarakat untuk tetap menunggu pengumuman resmi dari  Istana Negara.

“Saya belum dikabari. Kita tunggu nanti saya juga belum dapat kabar kita tunggu kabarnya. (Tapi siap ya pak?) Siap,”kata Abdullah Azwar Anas,  Selasa (3/3/2020) di Pendopo Sabaha Swagata Blambangan, Banyuwangi.

Pemerintah merencanakan kawasan ibu kota baru akan berjalan dengan sistem provinsi otonom yang dipimpin oleh seorang manajer kota. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Manoarfa mengatakan, provinsi otonom akan mulai aktif setelah proses pembangunan ibu kota baru yang dikerjakan badan otorita rampung.

Suharso tak menjelaskan kawasan ibu kota baru tersebut akan tetap berada di Kalimantan Timur atau dimekarkan menjadi provinsi baru.


"Di dalam 256 ribu hektare itu ada yang sekitar 56 ribu hektare adalah kawasan khusus yang tidak masuk di dalam daerah otonomi pemerintahan, yang nanti akan diurus oleh seorang city manager," kata Suharso di kantor presiden, Senin (16/12/2019).


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Belajar dari Italia, Seperti Apa Karantina Wilayah yang Efektif?

Jokowi Janjikan Bantuan ke Pekerja Informal agar Tidak Mudik di Tengah Wabah Korona

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18