35 Mahasiswa Hong Kong Kunjungi Banyuwangi, Dinkes: Akan Kita Pantau

"Pemantauan meliputi suhu badan dan tanda-tanda infeksi saluran penafasan. Jika ada kecurigaan langsung kita rujuk ke rumah sakit rujukan.”

BERITA | NUSANTARA

Senin, 02 Mar 2020 15:11 WIB

Author

Hermawan Arifianto, Adi Ahdiat

35 Mahasiswa Hong Kong Kunjungi Banyuwangi, Dinkes: Akan Kita Pantau

Warga Hong Kong memakai masker saat bepergian ke stasiun kereta di tengah wabah COVID-19, Senin (10/2/2020). (Foto: ANTARA/REUTERS)

KBR, Banyuwangi - Menurut keterangan humas Pemkab Banyuwangi, pada Senin ini (2/3/2020) ada 35 mahasiswa dari University of Hong Kong yang berkunjung ke Banyuwangi, Jawa Timur.

Mereka rencananya akan melakukan studi lapangan di beberapa tempat di Banyuwangi selama 11 hari.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi menyatakan bakal memantau puluhan mahasiswa tersebut, mengingat Hong Kong merupakan salah satu tempat penyebaran COVID-19.

“Kalau misalkan memang mereka sudah ada di sini maka akan kita pantau, prosedur kewaspadaan tetap saya kira. Jadi selama 14 hari akan kita pantau mereka di Banyuwangi. Syukur-syukur kalau tidak terlalu lama, kalau 2, 3 hingga 4 hari, ya selama itu kita pantau terus," kata Kepala Dinkes Banyuwangi Wiji Lestariono kepada KBR, Senin (2/3/2020).

Meski puluhan mahasiswa Hong Kong itu sudah lolos pemeriksaan kesehatan di bandara, Dinkes Banyuwangi menyatakan akan melakukan pemantauan lanjutan.

"Pemantauan meliputi suhu badan dan tanda-tanda infeksi saluran penafasan. Jika ada kecurigaan langsung kita rujuk ke rumah sakit rujukan,” kata Wiji lagi.

Menurut laporan WHO, sampai Minggu (1/3/2020) COVID-19 sudah menjangkiti 95 orang di Hong Kong dan menyebabkan 2 orang meninggal.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NUSANTARA

Most Popular / Trending

Pemeriksaan COVID-19 Bakal Ditingkatkan Jadi 300 Ribu Orang per Bulan

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13