Share This

Banyuwangi Klaim Stok Beras Cukup untuk Kebutuhan 2 Tahun

Stok beras di Banyuwangi masih bakal ditambah dengan hasil panen pada Januari 2018 lalu. Banyuwangi bahkan mengirim beras ke daerah lain di luar Jawa seperti Aceh, NTT, NTB dan Bali.

BERITA , NUSANTARA

Rabu, 07 Feb 2018 14:52 WIB

Warga memanen padi di Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (8/1/2018). (Foto: ANTARA/Budi Candra Setya)

KBR, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mengklaim masih menyimpan persediaan beras yang aman untuk memenuhi kebutuhan warga selama dua tahun. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banyuwangi I Ketut Nira Kencana mengatakan stok beras Banyuwangi saat ini mencapai 35 ribu ton. Jumlah itu diklaim bisa mencukupi kebutuhan beras Banyuwangi selama dua tahun. 

Ketut mengatakan stok beras itu masih bakal ditambah dengan hasil panen pada Januari 2018 lalu. Beras produksi Banyuwangi bahkan diklaim juga dikirim ke daerah lain di luar jawa seperti Aceh, NTT, NTB dan Bali.

"Sesuai dengan checking kami di lapangan, persedian beras kita mencapai 35 ribu ton, itu cukup untuk dua tahun. Sedangkan panen nanti diperkirkan 105 ribu ton. Atau paling nanti menjadi 85 ribu sampai 90 ribu ton," kata I Ketut Nira Kencana, di Banyuwangi, Rabu (7/2/2018).

Baca juga:

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banyuwangi I Ketut Nira Kencana mengatakan dengan stok sebanyak itu, Banyuwangi tidak membutuhkan gelontoran beras impor dari pemerintah pusat. 

Ketut Nira Kencana juga memaklumi langkah pemerintah pusat yang ingin mengimpor beras untuk menjaga stabilitas harga dan pangan di Indonesia. 

Sementara itu, harga beras di sejumlah pasar tradisional di Banyuwangi kini juga mulai turun. Harga beras kualitas super turun dari Rp12.500 menjadi Rp12 ribu per kilogram. Begitu juga beras kualitas sedang turun dari Rp11.500 menjadi Rp11 ribu per kilogram.

Untuk beras kualitas biasa, harganya turun dari Rp10.500 menjadi Rp10 ribu per kilogram.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.