BERITA

Teman Satu Sel Bebas, Lapas Cari Pengganti Teman Baasyir

""Kan beliau sedang tidak sehat""

AUTHOR / Muhamad Ridlo Susanto

Teman Satu Sel Bebas, Lapas Cari Pengganti Teman Baasyir
Dermaga penyeberangan ke LP Nusakambangan, Dermaga Wijayapura, Cilacap. (Foto: Muhamad Ridlo/KBR)

KBR, Cilacap– Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Hendra Eka Putra menyebut, akan mencari pengganti orang yang bisa membantu keperluan Abu Bakar Baasyir di lapas. Ini menyusul dibebaskannya Harry Kuncoro, terpidana terorisme yang selama ini sekamar dengan Baasyir.

Hendra mengatakan pihaknya harus mempertimbangkan kesediaan Baasyir dan rekam jejak terpidana pengganti Harry. Apalagi saat ini, Abu Bakar sedang dalam kondisi sakit.

"Siapa yang cocok dengan beliau (Abu Bakar Baasyir-red). Kan beliau sedang tidak sehat. Kita harus tanya ke ustadnya, apakah cocok apa tidak?" tuturnya, Senin (03/21/2016). 

Hingga kini, pihaknya belum menentukan siapa pengganti Harry Kuncoro.

Bantah Pengawalan Ketat

Sementara itu Hendra membantah pembebasan Harry Kuncoro mendapat pengawalan ekstra ketat. Ia berdalih, di Lapas Pasir Putih ada petugas dari Brimob yang diperbantukan untuk penjagaan lapas.

"Seperti biasa, seperti membebaskan terpidana biasa, tidak ada masalah. Keluarganya yang kemarin jemput. Kan memang ada Brimob yang di-BKO-kan di tempat saya. Jadi nganter ke sana kan ada pemeriksaan, nganter dengan anggota saya, menyeberang naik kapal," kilahnya. 

Kalapas Pasir Putih Nusakambangan, Hendra Eka Putra menyatakan Harry Kuncoro bebas murni setelah menjalani masa hukuman di Nusakambangan sejak 2012 lalu. Harry divonis bersalah melakukan tindak pidana terorisme setelah terbukti menyembunyikan terpidana terorisme Dulmatin. Ia juga didakwa terlibat distribusi senjata dan amunisi illegal.

Hendra menambahkan, Harry kemungkinan besar langsung kembali ke kampung halamannya di Juwiran Kabupaten Klaten. Saat dibebaskan, kata Hendra, Harry Kuncoro dijemput keluarganya di Dermaga Wijayapura. 

Editor: Dimas Rizky

  • abu bakar baasyir
  • nusakambangan
  • terorisme

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!