NUSANTARA

Separuh Pemudik Asal Pulau Jawa Belum Balik ke Bali

Separuh lebih dari jumlah 398 ribu pemudik belum balik ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, di H+8 Lebaran hari ini (5/8).

AUTHOR / Hermawan

Separuh Pemudik Asal Pulau Jawa Belum Balik ke Bali
Pulau Jawa, Bali, Pemudik

KBR, Banyuwangi – Separuh lebih dari jumlah 398 ribu pemudik belum balik ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, di H+8 Lebaran hari ini (5/8). 

Menurut Manajer Operasional PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang,  Saharudin Kotto, dari 55 persen pemudik yang belum balik terdiri dari  kendaraan roda dua, roda empat pribadi dan penumpang pejalan kaki.

Pemudik yang belum balik,kata dia, karena masih menikmati liburan Hari Raya Idul Fitri dan tradisi Lebaran Ketupat. Ia memprediksikan arus balik masih terjadi hingga H+10 Lebaran nanti.

“Yang baru balik baru sekitar 45 persen, artinya masih ada separuh yang belum balik. Terus untuk roda dua yang mudik kemarin ada 90 ribu yang baru balik baru 29 persen. Untuk roda empat yang mudik kemarin ada 38 ribu yang baru balik baru 55 persen artinya kalau kita ambil rata- rata baru separuh yang balik,” kata Saharudin Kotto kepada Portalkbr, Selasa (5/8).

Kotto menambahkan, sebagian besar pemudik yang belum menyeberang ke Pulau Bali adalah masyarakat yang bekerja di sektor swasta. Sehingga mereka sengaja menghabiskan libur Lebaran di kampung halamannya.

Untuk mengangkut penumpang pada arus balik Lebaran di Pelabuhan Ketapang, PT ASDP setiap harinya mengoperasikan 32 armada kapal dari 44 kapal yang disiapkan. Dari jumlah tersebut 20 kapal dioperasikan di Dermaga MB Ponton, sedangkan 12 sisanya beroperasi di Dermaga LCT.

Sementara itu, pantauan Portalkbr di lapangan, penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Bali i Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ramai lancar. Mereka didominasi oleh kendaraan roda dua dan roda empat pribadi. Sedangkan jumlah kedatangan  penumpang dari Pelabuhan Gilimanuk Bali terpantau sepi. Penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk Bali didominasi oleh bus, truk dan pikap pengakut sembako

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!