OLAHRAGA

Pemain Levante Papakouli Diop Balas Pelecehan Rasial dengan Menari

"Pemain tengah Levante Papakouli Diop mengaku mendapat pelecehan rasial dari pendukung Atletico Madrid saat timnya menang 2-0, kemarin."

AUTHOR / Antonius Eko

Pemain Levante Papakouli Diop Balas Pelecehan Rasial dengan Menari
pelecehan rasial, spanyol, Papakouli Diop

Pemain tengah Levante Papakouli Diop mengaku mendapat pelecehan rasial dari pendukung Atletico Madrid saat timnya menang 2-0, kemarin. 


Rasisme di sepak bola Spanyol mendapat sorotan setelah seorang pendukung Villarreal melempar pisang ke arah pemain Barcelona Dani Alves saat kedua tim bertemu pekan lalu. Alves itu menyikapi pelecehan tersebut dengan memakan pisang itu. Aksinya ini mendapat pujian dari seluruh dunia. 


Diop juga menanggapi ulah pendukung Levante dengan menari di depan mereka. Padahal pendukung lawan terus meneriakinya sepanjang pertandingan. 


“Saat saya akan mengambil tendangan pojok, beberapa pendukung Atletico mulai berteriak menirukan suara monyet. Untuk mendinginkan suasana, saya mulai menari, tapi saya tak bermaksud menghina siapa pun,” katanya kepada wartawan. 


“Saya tak punya masalah dengan pendukung Atletico karena ulah ini hanya dilakukan sebagian kecil pendukung. Ini hanya provokasi. Saya tak tahu apakah Anda bisa menyebut ini rasisme, tapi teriakan mirip suara monyet itu harus dihentikan.”  (goal) 


  • pelecehan rasial
  • spanyol
  • Papakouli Diop

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!