Article Image

SAGA

PanenMart, Potong Rantai Distribusi Pangan

Acil mensortir sayuran yang akan dipasarkan melalui PanenMart (Foto: KBR/Taufik)

Petani sering dirugikan dengan ulah tengkulak nakal serta rantai distribusi yang panjang. Pemuda Makassar, Yafshil Adipura ingin memotong rantai distribusi tersebut, supaya petani lebih sejahtera. Jurnalis KBR Astri Yuana Sari mengikuti jejak Acil yang menggagas PanenMart. 

KBR, Makassar- Matahari belum juga terbit saat Yafshil Adipura membersihkan kentang dan wortel pesanan pelanggan PanenMart. Pria 28 tahun ini terlihat sibuk membersihkan kentang dan wortel pesanan pelanggan PanenMart.

Ia menyortir sayuran yang kondisinya baik untuk dipasarkan. Sortasi sayuran di pagi buta kerap dilakukan Acil, sapaan akrabnya, ketika pelanggan memesan sayuran segar untuk dikirim pagi hari.

“Kalau untuk pengiriman pagi, itu biasanya kita kerjanya itu jam 02.00 - 05.00 WITA. Kalau pengiriman yang malem, kadang kita habis maghrib udah disiapin,” kata Acil.

Di rumahnya yang terletak di kawasan Puri, Manggala, Makassar, Acil melakoni pekerjaan ini setiap hari. Sayuran yang ia kemas jumlahnya beragam. Mulai ratusan kilo hingga 1 ton.

Acil mendirikan PanenMart sejak 2016 silam. PanenMart adalah sebuah usaha sosial yang dibangun untuk memberdayakan petani sayur dan buah di Sulawesi Selatan. 

<tr>

	<td>Reporter</td>


	<td>:</td>


	<td>Astri Yuanasari</td>

</tr>


<tr>

	<td>Editor</td>


	<td>:</td>


	<td><span id="pastemarkerend">Friska Kalia&nbsp;<span id="pastemarkerend">&nbsp;</span></span></td>

</tr>