BERITA

Minimnya Kepedulian Lingkungan Para Caleg

"LSM Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyatakan hanya tujuh persen atau 460-an calon anggota legislatif DPR RI yang peduli pada lingkungan."

Ninik Yuniati

Minimnya Kepedulian Lingkungan Para Caleg
Kepedulian Lingkungan, Para Caleg

KBR68H, Jakarta - LSM Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyatakan hanya tujuh persen atau 460-an calon anggota legislatif DPR RI yang peduli pada lingkungan.

Sementara sisanya menurut Peneliti Walhi, Abdul Wahib, minim komitmen bahkan menjadi pelaku perusakan lingkungan. Menurutnya, hasil kajian tersebut memperlihatkan persoalan lingkungan masih tidak akan menjadi isu penting di pemerintahan.

Namun Walhi belum bersedia merilis calon anggota legislatif yang pro-lingkungan maupun calon anggota legislatif yang kontra.

"Caleg DPR RI yang dapat memenuhi keempat aspek, integritas, komitmen, kepemimpinan dan kompetensi itu hanya di bawah 7 persen. Jadi kita rata-ratakan, semua yang dapat warna hijau, terus kita bagi empat, itu hanya 7 persen dari seratus persen, jadi ada 93 persen berarti caleg itu yang tidak memenuhi aspek ini. Kalau misalnya 93 persen terpilih semua, kita bisa tahulah nanti bagaimana negara ini akan dibawa," kata Abdul Wahib Situmorang, di Kantor Walhi, (6/3)

Peneliti Walhi, Abdul Wahib menambahkan kajian tersebut dilakukan pada Desember tahun lalu hingga Februari 2014.

Tim Walhi meneliti seluruh caleg yang berjumlah sekitar 6 ribu orang dengan menggunakan data, di antaranya daftar riwayat hidup caleg di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, terdapat empat kriteria untuk mengukur kepedulian caleg terhadap lingkungan, yakni dari segi kepemimpinan, integritas, kompetensi dan komitmen.

Editor: Anto Sidharta

  • Kepedulian Lingkungan
  • Para Caleg

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!