BERITA

Kementerian Kelautan Ajak Swasta Buat Kilang Pengolahan Garam Lokal

" Pembangunan fasilitas refinery merupakan bentuk dukungan swasta kepada petani garam lokal untuk mengolah garam berkualitas rendah menjadi kualitas tinggi. "

Dwi Asrul Fajar

Kementerian Kelautan Ajak Swasta Buat Kilang Pengolahan Garam Lokal
Ilustrasi. Industri garam lokal. (Foto:

KBR, Jakarta - Pemerintah akan mendorong pihak swasta atau industri sebagai pihak end user atau  pengguna akhir untuk membangun fasilitas kilang pengolahan (refinery) garam.

Pembangunan fasilitas refinery merupakan bentuk dukungan swasta kepada petani garam lokal untuk mengolah garam berkualitas rendah menjadi kualitas tinggi.


Direktur Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pengembangan Usaha dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Riyanto Basuki mengatakan, kunci utama kelangsungan petani garam lokal ada di tangan swasta sebagai komsumen utama garam rakyat.


"Harus ada affirmatif action dari end user atau pihak pengguna akhir. Mereka harus ada keberpihakan kepada masyarakat petani kita. Mereka didorong untuk membangun refinery sehingga hasil produksi garam rakyat bisa ditampung dan diolah lebih lanjut," kata Riyanto.


Riyanto mengatakan pemerintah melihat swasta selama ini enggan membeli garam lokal karena adanya disparitas (selisih) harga dan kualitas garam lokal yang rendah dibanding garam impor.


Untuk itu, pemerintah juga akan membantu petani garam lokal untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas garam mereka.


Sebelumnya pemerintah berencana membebaskan impor garam dengan mengubah mengubah sistem kuota impor menjadi sistem tarif. Namun, besaran tarif tersebut belum ditentukan.


Editor: Agus Luqman 

  • garam lokal
  • industri garam
  • garam impor
  • Kementerian Kelautan dan Perikanan
  • garam

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!