NASIONAL

Kadin: Investor Asing Tunggu Janji Jokowi di APEC

"KBR, Jakarta - Para investor asing diyakini menunggu realisasi perbaikan permasalahan sistem investasi yang telah disampaikan presiden Joko Widodo di forum kerjasama ekonomi Asia-Pasifik (APEC)."

AUTHOR / Sasmito

Kadin: Investor Asing Tunggu Janji Jokowi di APEC
jokowi, kadin, apec

KBR, Jakarta - Para investor asing diyakini menunggu realisasi perbaikan permasalahan sistem investasi yang telah disampaikan presiden Joko Widodo di forum kerjasama ekonomi Asia-Pasifik (APEC).

Presiden menyatakan salah satu permasalahan yang sering dikeluhkan investor adalah birokrasi perijinan yang berbelit-belit. Wakil ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Chris Kanter mengatakan perbaikan itu harus segera dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan investor.

"Pada akhirnya kan bagaimana implementasinya. Sambutan itu kan satu faktor untuk meyakinkan dan mengundang investor. Ini oke. Bagus ini kayaknya. Begitu kan pengusaha biasanya. Wah ini cocok ni..," ujarnya dalam program Sarapan Pagi KBR.

Presiden Joko Widodo berjanji akan menyelesaikan masalah yang sering dihadapi investor asing, yaitu sulitnya akuisisi lahan dan perizinan. Karena itu Jokowi berjanji akan membantu para investor cepat mendapat izin usaha.

Menurut dia, dalam waktu dekat Indonesia akan memiliki sistem pelayanan terpadu satu pintu. Sistem ini, kata Jokowi, akan memangkas tahapan perizinan yang dulunya bertingkat.

"Selanjutnya dia akan lihat fakta apa yang dia dapat? Benarkah perijinan itu simpel dan tidak rumit dan tidak bertele-tele? Benarkah hambatan-hambatan itu benar-benar tidak ada. Ujungnya kan kesitu. Kalau tidak ada follow upnya, ya sama saja. Mereka balik lagi (mengurungkan niat berinvestasi-red)," jelas Chris.

Editor: Pebriansyah Ariefana

  • jokowi
  • kadin
  • apec

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!