NASIONAL

Jokowi: Kurangi Jumlah Warga yang Berobat ke Luar Negeri

""Artinya kita mau mengurangi sebanyaknya warga kita yang berobat ke luar negeri, utamanya ke tetangga-tetangga sahabat kita," ujarnya."

Heru Haetami

berobat
Presiden Joko Widodo saat di Pekanbaru, Riau, Rabu (4/1/2023). (Foto: Youtube Sekretariat Presiden RI)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo hari ini (Rabu, 4/1/2023) meninjau aktivitas pelayanan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Pekanbaru, Riau.

Dalam keterangannya usai meresmikan Tol Pekanbaru-Bangkinang, Presiden menjelaskan peninjauan dimaksudkan untuk memastikan pelayanan BPJS Kesehatan di rumah sakit berjalan baik.

Jokowi juga memastikan, BPJS Kesehatan saat ini sudah membayar tepat waktu kepada rumah sakit.

“Karena sekarang tidak seperti yang dulu BPJS telat bayar, sekarang enggak, BPJS memiliki duit yang cukup untuk membayar tepat waktu,” kata Jokowi.

Presiden menyebut dirinya mengecek sendiri pelayanan di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, Riau, mulai dari pendaftaran, pelayanan obat, hingga pelayanan di kamar pasien.

Jokowi juga bertanya kepada para pasien, dan mereka mengaku dilayani dengan baik. Tidak hanya di Pekanbaru, Presiden juga berharap setiap rumah sakit di Tanah Air baik milik pusat, provinsi, kabupaten-kota, maupun swasta yang melayani pasien BPJS, dapat memiliki standar pelayanan yang baik.

Bantuan Alkes

Pada bagian lain, Presiden Joko Widodo juga mengatakan, Kementerian Kesehatan telah memberikan bantuan alat kesehatan senilai Rp130 miliar lebih untuk pelayanan penyakit jantung dan kanker di RSUD Arifin Achmad.

Baca juga:

Jokowi Sedih Warganya Mesti Berobat ke Luar Negeri

Ada RS Internasional Bali, Jokowi Harap Tak Ada Rakyat yang Berobat ke Luar Negeri

Jokowi mengatakan, hal itu dilakukan untuk mengurangi sebanyak-banyaknya warga berobat ke luar negeri.

"Artinya kita mau mengurangi sebanyaknya warga kita yang berobat ke luar negeri, utamanya ke tetangga-tetangga sahabat kita," ujarnya.

Jokowi tak menampik bahwa di Riau masih kekurangan rumah sakit khusus seperti jantung dan kanker.

"Ini yang dibutuhkan di Provinsi Riau. Itu baru saya bicarakan dengan Pak Gubernur. Tanahnya dari provinsi nanti kita bangunan," katanya.

Editor: Fadli

  • berobat
  • BPJS Kesehatan
  • RSUD Arifin Achmad

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!