NUSANTARA

Jenazah Mahasiswi Al-Azhar Korban Perampokan di Kairo Tiba di Padang

"Jenazah Gusti Rahma Yeni, mahasiswi asal Provinsi Sumatera Barat yang tewas dirampok di Kairo, Mesir, tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang, Selasa (22/7)."

Jenazah Mahasiswi Al-Azhar Korban Perampokan di Kairo Tiba di Padang
Mahasiswi Al-Azhar, Perampokan di Kairo, Gusti Rahma Yeni

KBR, Padang - Jenazah Gusti Rahma Yeni, mahasiswi asal Provinsi Sumatera Barat yang tewas dirampok di Kairo, Mesir, tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang, Selasa (22/7). 

Kedatangan jenazah mahasiswi Fakultas Syariah Al-Azhar ini disambut isak tangis keluarga. Jenazah setibanya di Bandara International Minangkabau langsung dibawa ke kampung halamannya di Batipuh, Kabupaten Tanah Datar.

M.Taher, ayah korban mengaku, mendapat kabar kematian putrinya dari tanu yang datang ke rumahnya.

"Ada tamu Gusti dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Koto baru yang mengabarkan Gusti kecelakaan setelah menyelamatkan diri dengan melompat dari mobil," ujar M Taher kepada Portalkbr, Selasa (22/7).

Sementara itu, Perwakilan KBRI untuk Mesir, Nugroho Aribimo mengatakan, bersama tim kepolisian setempat sudah membentuk tim khusus untuk memburu sejumlah pelaku perampokan yang dilakukan di atas kendaraan umum itu.

Gusti Rahma Yeni, Mahasiswi Al-Azhar, Kairo, Mesir tewas setelah jadi korban perampokan di dalam angkutan umum, Kamis (17/7) waktu setempat. Kejadian itu berawal saat korban dan temannya Rizqana  hendak kembali ke Asrama Buust, usai buka bersama. Gusti yang menjadi korban perampokan meloncat dari jendela mobil. Ia ditemukan terkapar di jalan dan meninggal dunia saat  perjalanan ke Rumah Sakit Zein Houm di Majrul Uyyun, Kairo.

Editor: Anto Sidharta

  • Mahasiswi Al-Azhar
  • Perampokan di Kairo
  • Gusti Rahma Yeni

Komentar (0)

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!